Ngawi

Bupati, Wabup, dan Sekda Ngawi Sisihkan Gaji untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Penanganan Covid-19 menguras tenaga dan materi. Sampai-sampai Bupati Ony Anwar, Wabup Dwi Rianto Jatmiko dan Sekda Ngawi Mokh. Sodiq Triwidiyanto harus merelakan sebagian honornya untuk membantu warga terdampak PPKM Darurat.

Gaji yang mereka sisihkan kemudian disetor ke Korpri. Hasilnya kemudian diwujudkan berupa sembako dan santunan. ‘’Saya siap tidak mengambil gaji dan tunjangan sekitar Rp 15 juta. Termasuk Pak Wabup dan Sekda,’’ kata Ony, Senin (19/7).

Ony menuturkan, upaya meringankan beban masyarakat sementara ini lewat iuran para ASN. Dana hasil pengumpulan salah satunya dipakai untuk membeli makanan para pedagang terdampak pembatasan. Makanan tersebut lantas dibagikan kembali ke masyarakat. ‘’Pengeluaran sehari Rp 2 juta hingga Rp 3,5 juta,’’ ujarnya.

Pemkab, lanjut bupati, juga akan membagikan bantuan sosial (bansos) dengan dana bersumber pos belanja tidak terduga (BTT). Eksekusinya masih menunggu penyaluran dua program jaring pengaman sosial (JPS) dari Kementerian Sosial (Kemensos). Yakni, program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan nontunai (BPNT). (sae/c1/cor/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button