Ponorogo

Bupati Sugiri Tepati Janji Konversikan Ruang Khusus Persalinan Pasien Covid-19

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menepati janjinya untuk mengonversikan Ruang Kemuning dan Dahlia di RSUD dr Harjono khusus kasus kegawatdaruratan persalinan ibu hamil dengan protokol Covid-19. Itu menjawab terbatasnya pelayanan untuk keibuan (maternal) dan bayi baru lahir (neonatal) di masa darurat pandemi. ‘’Saya tidak ingin lagi ada ibu hendak melahirkan yang kesulitan mendapatkan layanan medis,’’ kata Sugiri, Rabu (28/7).

Rumah sakit (RS) rujukan Covid-19 sebelumnya hanya menyediakan satu atau dua bed untuk perawatan ibu hamil berstatus terkonfirmasi. Bupati menyebut, dua ruangan hasil konversi di RSUD dr Harjono itu berkapasitas 12 ranjang. Dia juga meminta RSU Darmayu menyediakan enam bed perawatan persalinan dengan protokol Covid-19. ‘’Untuk sementara cukup, penambahan bed nanti kondisional menyesuaikan kebutuhan,’’ ujarnya.

Bupati sepaham bahwa butuh penanganan khusus proses persalinan di masa pandemi untuk mencegah persebaran Covid-19. Bersamaan itu, menekan risiko kematian ibu dan bayi. Nah, ibu hamil dengan status konfirmasi sempat kesulitan mengakses perawatan di rumah sakit rujukan pasien Covid-19. ‘’Karena ketersediaan bed yang terbatas, tapi sekarang sudah mulai teratasi. Ada pertimbangan bayi dalam kandungan atau baru lahir rentan terserang penyakit yang dapat berpengaruh untuk kelangsungan hidupnya,’’ jelasnya. (mg4/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button