Ponorogo

Bupati Sugiri Persilakan Pedagang Pasar Legi Boyongan

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Molornya operasional Pasar Legi Ponorogo ikut memangkas ribetnya proses lelang jasa kebersihan dan sekuriti. Tak lagi ada alasan menunda boyongan pedagang dari tempat penampungan ke bangunan baru pasar yang revitalisasinya menelan biaya senilai Rp 133 miliar itu. Sebab, dinas perdagangan, koperasi, dan usaha mikro (disperdagkum) dapat menunjuk langsung rekanan penyedia jasa cleaning service dan satpam di Sarlegi –sebutan Pasar Legi– karena nilai belanjanya masing-masing tak lebih dari Rp 200 juta.

Tak urung, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menyebut bahwa boyongan pedagang ke Sarlegi dapat dilakukan kapan saja. Soal peresmian operasional menunggu urusan persiapan kelar. Sedangkan hari baik mudah saja dipilih dengan melihat kalender. ‘’Sederhana saja sebenarnya, silakan mulai boyongan,’’ kata Sugiri, Minggu (6/6).

Dia ikut menyayangkan proses administrasi yang terlalu panjang untuk mengoperasionalkan bangunan pasar tradisional. Jika prosedurnya memang seperti itu, seyogianya dipersiapkan jauh-jauh hari. Tidak merembet ke persoalan teknis perpindahan pedagang dari tempat penampungan ke bangunan pasar yang baru. ‘’Sama seperti sebagian besar masyarakat, kami ingin Pasar Legi segera operasional,’’ tutur Sugiri.

Bupati juga tidak menginginkan adanya penumpang gelap yang ikut menempati kios atau los di bangunan pasar yang terdiri empat lantai dan satu basemen itu. Operasional Sarlegi berlangsung tatkala semua persoalan sudah teratasi. ‘’Pedagang lama harus mendapat tempat, jangan sampai tersisihkan,’’ ujarnya.

Sembari menunggu hari baik operasional, pedagang dapat memulai boyongan. Bersamaan itu, disperdagkum melakukan pendataan ulang. Pun, urusan lelang jasa tenaga kebersihan dan satpam sudah menemukan solusinya sendiri. ‘’Saya minta disperdagkum lebih berhati-hati dalam proses administrasi agar tidak muncul persoalan baru,’’ ungkap bupati. (mg4/c1/hw)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button