Pacitan

Bupati Pacitan “Ngamen” Bantu Anak Yatim Piatu Korban Covid-19

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji memetik gitar dan bernyanyi. Menyenandungkan Di Mata Air Tidak Ada Air Mata di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pacitan, Kamis (12/8).

Para pegawai terpukau menyimak lagu Iwan Fals yang dirilis 1992 silam tersebut. Lewat lagu akustikan itu, Aji –sapaan Indrata Nur Bayuaji– menguatkan semangat semua orang. Betapa berat hidup di masa pandemi, cinta harus tetap dinyanyikan. Meski tengah lagu suara hilang sebab hari semakin bising.

Orang nomor satu di Pacitan itu juga menyinggahi beberapa organisasi perangkat daerah (OPD). Mendendangkan sederet lagu pilihan. Seperti Kenanglah Aku (Naff) maupun Putus atau Terus (Judika). Layaknya pengamen di subway, Aji membawa seperangkat sound system mini beserta kotak sumbangan. ‘’Ini bukan ngamen, tapi aksi kemanusiaan. Saya menggalang donasi diselingi menyanyi,’’ ungkapnya.

Sebagai kepala daerah, Aji bisa saja menerbitkan SE yang mengatur pemangkasan gaji ASN. Namun, cara itu dianggapnya kurang selaras dengan misi kemanusiaan yang diemban. Karenanya, dia menempuh cara unik itu. Agar ASN ikhlas berbagi demi penanganan Covid-19 tanpa merasa terbebani. ‘’Prinsipnya kemanusiaan untuk kemanusiaan. Jadi, kita harapkan yang mampu, bersedia membantu,’’ tuturnya.

Hasil donasi bakal disumbangkan bagi warga terdampak Covid-19. Khususnya anak-anak yang orang tuanya meninggal akibat terpapar korona. Aji ingin memastikan keberlangsungan hidup mereka. ‘’Belum kita hitung hasil donasinya. Tapi, segera kita serahkan bagi yang berhak,’’ ujarnya. (gen/c1/fin/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button