Pacitan

Bupati Pacitan: Ada Atau Tidak Ada Bencana Harus Waspada

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Ada tiada bencana, sewaktu-waktu haruslah waspada. Mitigasi kebencanaan bagian dari ikhtiar yang tak boleh diabaikan. Siapa pun ingin hidupnya dijauhkan dari segala mara bahaya. ‘’Kita lakukan mitigasi non struktural. Kita berdayakan personel untuk mengukur kesiapan tim internal sejauh mana menghadapi bencana,’’ kata Kalaksa BPBD Pacitan Didik Alih Wibowo di sela mitigasi kebencanaan di muara Sungai Grindulu, Ploso, Senin (7/6).

Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji meminta mitigasi kebencanaan diintensifkan. Selain mengasah skill, pelatihan ini mematangkan mental para penyelamat saat bencana sungguhan datang melanda. Mengingat, hampir seluruh jenis bencana alam mengintai Pacitan. ‘’Banjir, kekeringan, longsor, sampai gempa dan tsunami, semua berpotensi terjadi,’’ ujarnya.

Aji –sapaan Indrata Nur Bayuaji– berharap tiap relawan kelak memiliki spesialisasi masing-masing. Meski jumlahnya kini belum sebanding dengan potensi kerawanan bencana alam. Aji tahu betul rasanya menjadi relawan. Pada 2004 silam, dirinya sempat menjadi penjaga pantai di Teleng Ria selama setahun. ‘’Jadi lifeguard itu berat. Ketika sudah mengenakan rompi oranye, keselamatan pengunjung jadi tanggungan,’’ tuturnya. (gen/c1/fin/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button