AdvertorialNgawi

BPRS Ngawi Dorong Pengembangan Ekonomi Masyarakat

NGAWI – Bupati Budi ’’Kanang’’ Sulistyono me-launching PT Bank Pembiayaan Rakyat Syari’ah (BPRS) Ngawi kemarin (5/8). Acara tersebut turut dihadiri seluruh jajaran kepala OPD, ketua DPRD Ngawi, camat, serta perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri.

Pada kesempatan tersebut bupati mengajak para ASN untuk menabung dengan membuka rekening baru di BPRS Ngawi. ‘’Hadirnya BPRS Ngawi sebagai upaya pemkab dalam mendorong pengembangan sektor ekonomi masyarakat agar lebih produktif,’’ ujar Kanang.

Bupati mengatakan, BPRS Ngawi dirintis pemkab sejak 2013 silam. Setelah melewati sejumlah tahapan dan prosedur, kini pemkab resmi menjadi pemegang saham utama. ‘’OJK sangat selektif dalam memberikan izin berdirinya sebuah bank syariah. Berdirinya BPRS Ngawi ini menunjukkan bahwa pengelolaannya dianggap sudah kredibel,’’ tuturnya.

Kanang menyatakan, pengelolaan BPRS Ngawi harus ditunjang SDM profesional. Itu tak lepas dari tuntutan menghasilkan profit dan menumbuhkan kepercayaan masyarakat. Pun, pemerintah daerah setempat telah mendepositokan uang sekitar Rp 300 miliar ke BPRS yang berkantor di Jalan Sultan Agung 121 itu.  ‘’Saat ini hanya sekitar 20 persen pembiayaan untuk keperluan bisnis, sisanya untuk konsumtif. Maka dari itu, harus selektif memilih nasabah demi menekan potensi kredit macet,’’ pesan Kanang.

Direktur Utama BPRS Ngawi Parjiyanto meyakini bahwa melalui pendirian BPRS, upaya pemkab mengembangkan sektor UMKM akan lebih efektif. Sebab, mitra pemkab dari kalangan pelaku UMKM sangat banyak. Pun, dalam jangka pendek pihaknya bakal memprioritaskan pencapaian pembiayaan bersifat konsumtif dari nasabah, khususnya ASN. ‘’Kami ingin seluruh kebutuhan keuangan untuk ASN bisa kami fasilitasi,’’ harapnya.

Dia menambahkan, hal krusial yang perlu dilakukan saat ini adalah memberikan edukasi terkait permodalan syariah. Tujuannya agar masyarakat bisa memahami kemudahan, keunggulan, serta profit yang diperoleh jika menjadi nasabah bank syariah.

Pihaknya juga terbuka untuk membantu sektor usaha masyarakat desa, khususnya di desa-desa wisata. ‘’Ke depan kami akan bekerja sama dengan OPD terkait pengembangan sektor wisata di desa-desa,’’ pungkasnya. (rio/c1/isd/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close