Ngawi

Bumil Tolak Vaksin, Dinkes Ngawi Bantah Minim Sosialisasi

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Dinas Kesehatan (Dinkes) Ngawi menolak lempar batu sembunyi tangan. Penolakan vaksinasi Covid-19 oleh ratusan ibu hamil (bumil) diklaim bukan karena minimnya sosialisasi petugas.

Melainkan informasi yang diterima para perempuan berbadan dua itu tidak komplet. Sehingga mereka khawatir berlebihan terhadap efek samping serum antikorona. ‘’Takut divaksin karena informasi yang diterima tidak lengkap,’’ kata Sekretaris Dinkes Ngawi Heri Nur Fahrudin, Senin (6/9).

Sebelumnya, dinkes mendata 264 dari sasaran 2.386 bumil penerima vaksin menolak diimunisasi. Heri menegaskan bahwa vaksin aman untuk bumil dan tidak mengganggu kesehatan bayi. Selain vaksin yang dipakai Sinovac, skrining juga lebih ketat ketimbang masyarakat umum. Pihaknya lebih dulu memeriksa kesehatan ibu dan janin. ‘’Jadi, kalau tidak memungkinkan, ya ditunda atau bahkan tidak dilanjutkan,’’ ujarnya. (sae/c1/cor/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button