Ponorogo

Bulog Ponorogo Gelontor 756 Ton Beras untuk Warga Terdampak PPKM

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Bantuan sebanyak 756 ton beras mulai didistribusikan Bulog Subdivre Ponorogo. Bantuan tersebut nanti disebar kepada sekitar 75.600 keluarga penerima manfaat (KPM). Pemberian sembako itu dilakukan terkait dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). ‘’Mudah-mudahan dari pagu 756 ton beras itu bisa secepatnya tersalurkan semua dalam seminggu,’’ kata Kepala Bulog Subdivre Ponorogo Eko Yudi Miranto, Jumat (23/7).

Dia menuturkan, dalam pendistribusian, pihaknya membentuk tim monitoring dan evaluasi (monev). Hal tersebut merupakan upaya Bulog untuk menjaga kualitas beras yang didistribusikan. Dengan begitu, standar kualitas beras yang dibagikan dipastikan terbaik. ‘’Sesuai dengan hitungan, para penerima bantuan akan mendapat 10 kilogram beras,’’ ujarnya.

Adapun bantuan beras ini juga turut melengkapi sejumlah bantuan sosial (bansos) lain yang diberikan pemerintah. Baik PKM untuk bantuan sosial tunai maupun program keluarga harapan. ‘’Ini belum termasuk tambahan bantuan dari kementerian sosial sekitar 88 ribu ton beras. Tapi, untuk rincian Ponorogo kami belum dapat. Masih menunggu,’’ kata Eko.

Pihaknya memastikan stok pangan aman. Bahkan, dia menyebut stok beras di gudang saat ini ada sekitar 20 ribu ton. Sehingga, cukup untuk kebutuhan pangan masyarakat hingga beberapa bulan ke depan. ‘’Malah kami juga diberikan amanah untuk mengirim beras di Madura. Karena memang Ponorogo merupakan daerah produsen beras,’’ jelas Eko.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Ponorogo Supriadi mengaku pihaknya telah mengecek ketersedian beras di gudang Bulog sebelum didistribusikan ke masyarakat. ‘’Stoknya cupuk dan kualitas bagus, layak untuk makan. Jadi, KPM tidak perlu khawatir. Karena ini berasnya yang kualitasnya bagus,’’ tegasnya.

Supriadi berharap seluruh pihak yang terlibat dapat bekerja sama menyukseskan program tersebut. Dengan demikian, manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. (her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button