Pacitan

Buktikan Status Kepemilikan Pasar Tulakan, Pedagang Tantang Sumpah Pocong

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Kedatangan petugas Pengadilan Negeri (PN) Pacitan di Pasar Tulakan menuai protes. Pedagang bulat menyatakan sikap menolak eksekusi lahan jual beli di Desa Bungur tersebut.

Semula, puluhan pedagang menggelar doa bersama. Lantas dilanjutkan teatrikal sumpah pocong. Keranda diletakkan di depan pintu masuk pasar sehingga memblokade petugas yang hendak meninjau lahan sengketa. ‘’Kalau sampai lahan ini dieksekusi, akan ada banyak rumah warga kehilangan akses masuk,’’ kata Handaya Aji, perwakilan pedagang.

Pedagang masih meyakini lahan seluas 1.225 meter persegi di seberang pasar adalah milik negara. Sehingga sah-sah saja digunakan sebagai lokasi berjualan. Karena itu, pedagang menantang pemohon gugatan untuk sumpah pocong. Cara ini perlu ditempuh untuk membuktikan kebenaran status kepemilikan lahan yang selama ini dipersengketakan.

‘’Ini bukti keseriusan kami dalam memperjuangkan tanpa pamrih dan menyerahkan kebenaran kepada Tuhan. Kalau ada pihak lain juga mengaku benar, kita buktikan dengan sumpah pocong di atas Alquran,’’ tegasnya. (gen/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button