features

Bujet Mini, Film Pendek Tim PatJi Menangi Madiun Kreatif Fest

Kompetisi film pendek ajang Madiun Kreatif Fest menjadi milik PatJi. Kelompok sineas muda itu berhasil memenangi lomba tersebut lewat film berjudul Pecel 19. Hasil itu membawa mereka diganjar uang tunai Rp 10 juta.

SRI MULYANI, Jawa Pos Radar Madiun

RASA haru sekaligus bahagia menyelimuti tim PatJi malam itu. Usaha keras yang sudah dilakoni berbuah manis. Film karya mereka berjudul Pecel 19 berhasil memenangi kompetisi film pendek ajang Madiun Kreatif Fest yang digelar Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Madiun. ”Berharap menang sih iya, tapi tidak menyangka sama sekali bisa juara I,” kata Nugraha Hardhanto, sang sutradara film.

Film berdurasi 15 menit itu berisi pesan bagi masyarakat untuk menaati protokol kesehatan (prokes) agar terhindar dari virus korona. Seperti mengenakan masker dan menjaga jarak. Namun, disampaikan dengan bahasa ringan ala obrolan di warung. Pun diselingi joke-joke segar. ”Tema filmnya stop Covid gas ekonomi,” ujar Inux, sapaan akrab Nugraha Hardhanto.

Inux dkk mengetahui adanya kompetisi tersebut saat waktu pendaftaran sudah mepet. Tim yang terdiri 10 orang pun lantas bahu-membahu menyiapkan segala sesuatunya. Mulai naskah hingga peranti pengambilan adegan. ”Pengerjaan dari awal sampai video kami upload hanya makan waktu lima hari,” ungkapnya.

Tim PatJi sempat pesimistis lantaran karya mereka hanya dibuat dengan peralatan terbilang sederhana. Bujetnya hanya Rp 300 ribu. Namun, dewan juri menilai film Inux dkk istimewa hingga dinobatkan sebagai jawara. ”Dapat hadiah uang tunai Rp 10 juta,” sebut pria 31 tahun itu.

PatJi yang bermarkas di Jalan Ki Ageng Kebo, Kelurahan Kanigoro, Kartoharjo, itu resmi terbentuk pada Desember 2020 lalu. Berawal dari sekadar iseng mengisi waktu yang banyak tak termanfaatkan lantaran ada pandemi. Film pertama mereka berjudul Anune Supat.

Film dengan durasi 18 menit itu mendapat respons cukup baik dari netizen setelah di-upload di YouTube dan Instagram. ‘’Sampai sekarang sudah menghasilkan 11 film,’’ ujarnya. ‘’Anggotanya juga bertambah dari hanya tiga orang jadi 10,’’ imbuhnya. * (isd/c1)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button