Ponorogo

Budianto Tak Ragu Tanam Belimbing Madu

PONOROGO – Kecamatan Pulung sudah lama dikenal sebagai wilayah kaya perkebunan di Ponorogo. Mulai kayu putih, jeruk, hingga porang. Belakangan, berbagai tanaman budidaya lainnya mulai digarap sejumlah petani setempat. Salah satunya belimbing madu. ‘’Selain rasanya manis, punya banyak manfaat untuk kesehatan,’’ ujar Budianto, salah seorang warga Desa Wotan.

Budianto mulai membudidayakan belimbing madu sembilan tahun silam. Jenis buah itu dipilihnya lantaran rasanya yang disukai banyak orang. Selain itu, dalam setahun bisa panen hingga beberapa kali. ‘’Tidak mengenal musim,’’ kata pria kelahiran Banyuwangi ini.

Awalnya, keuntungan yang diperoleh suami Nanik Setyaningrum itu tidak seberapa. Maklum, kala itu luasan lahan terbatas lantaran terkendala modal. Pria berusia 37 tahun ini lantas merantau ke Kalimantan selama 1,5 tahun.

Pada 2017 lalu, Budianto memutuskan pulang kampung. Tabungan hasil kerja selama di Kalimantan digunakan untuk membeli lahan. ‘’Saat ini ada sekitar 90 pohon belimbing,’’ tuturnya.

Budianto enggan menyebut berapa pundi rupiah yang diperolehnya dari budidaya belimbing madu. Dia hanya menyebut sangat mencukupi. Terlebih, sejak kebun miliknya disulap menjadi agrowisata.

Tak hanya mampu menghidupi diri sendiri. Lewat kebun belimbing madu miliknya, perekonomian warga desa setempat ikut terkerek. Saat ini, sedikitnya 20 warga mengikuti jejaknya menanam belimbing madu. ‘’Sekarang saya fokus mengelola kebun. Dari pagi sampai sore,’’ kata Budianto. (naz/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button