AdvertorialNgawi

Buah Konsistensi Ngawi Support Anak Berprestasi

KETUA DPRD Ngawi Dwi Rianto Jatmiko memberikan apresiasi dan dukungan atas dipanggilnya Irfan Jauhari mengikuti pemusatan latihan timnas senior di Jakarta hari ini (13/2). Menurut Antok, sapaan akrabnya, capaian tersebut merupakan salah satu bentuk konsistensi Ngawi dalam men-support anak-anak yang berprestasi dan layak masuk dalam skuad timnas. ‘’Apa yang sudah dicapai Irfan tentu menjadi sebuah persembahan besar bagi masyarakat Ngawi,’’ kata Antok Rabu (12/2).

Antok mengungkapkan, masuknya Irfan ke timnas senior secara otomatis ikut mengharumkan nama Ngawi. Meskipun puncak karir yang diraih pemain kelahiran Ngawi, 19 tahun silam, itu tidak didapat bersama tim dari Bumi Orek-Orek. Namun, semua orang pasti akan mengenal bahwa Irfan itu merupakan pemain asli Ngawi. ‘’Karena itu, kita patut bangga dan ikut memberikan apresiasi terhadap capaian prestasinya,’’ ujar Antok.

Yang tidak kalah pentingnya, menurut Antok, apa yang sudah diraih Irfan itu bakal menjadi inspirasi sekaligus motivasi bagi seluruh anak di Ngawi. Terutama bagi anak-anak yang saat ini sedang meniti karir sepak bolanya di sekolah sepak bola (SSB). ‘’Dengan melihat seniornya bisa memperkuat timnas, saya pikir hal itu bisa membuat anak-anak lain di Ngawi lebih termotivasi untuk mengikuti jejaknya,’’ papar Antok.

Apalagi kemarin Irfan juga sempat memberikan kelas inspirasi kepada para juniornya di SMPN 1 Ngawi, tempat dia bersekolah dulu. Hal itu tentu sebuah langkah positif dan perlu didorong. Supaya nantinya lebih banyak lagi anak-anak Ngawi yang berprestasi seperti Irfan meski tidak harus dari dunia sepak bola. ‘’Kami sebagai wakil rakyat pasti ikut mendukung semua upaya yang berdampak positif bagi daerah,’’ ucapnya.

Kemarin Antok sempat bertemu langsung dengan pemain jebolan tim Internal Ngawi FC itu. Selain memberikan dukungan, Antok juga menyampaikan pesan kepada Irfan agar selalu menjaga konsistensi. Menurut dia, apa yang sudah berhasil dicapai sekarang pasti berawal dari sebuah proses yang panjang. ‘’Jadi, jangan mudah puas dengan yang sudah diraih sekarang,’’ tuturnya.

Pengalaman para seniornya dulu patut dijadikan pelajaran. Antok meminta jangan mudah tergoda materi dan tetap fokus pada karir. Masuk dalan skuad timnas senior itu menjadi kesempatan berharga untuk terus belajar dan menambah pengalaman. Apalagi, karirnya di dunia sepak bola masih panjang. ‘’Harus fokus dan tetap menjaga konsistensi. Ketika itu dilakukan, yang lainnya pasti akan mengikuti,’’ ungkapnya. (tif/c1/odi/adv) 

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close