Advertorial

BRI Ngawi Beri Pelatihan dan Peralatan dari CSR

Dukung Usaha Pengolahan Belimbing Desa Dempel

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Ngawi konsisten berbagi kontribusi. Teranyar, BUMN itu mengucurkan bantuan senilai Rp 170 juta untuk menunjang usaha pertanian belimbing warga Desa Dempel, Geneng. Dukungan itu diharapkan dapat mengembangkan hasil panen menjadi produk makanan dan minuman.

Bantuan berupa kegiatan pelatihan dan peralatan pengolahan itu masuk program corporate social responsibility (CSR). Sri Sulistyowati, salah satu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) desa setempat sebagai koordinatornya. ‘’Bantuan ini dapat dimanfaatkan banyak warga Desa Dempel yang notabene bertani belimbing,’’ kata Pemimpin Cabang BRI Ngawi Boedhi Winaryo Rabu (7/7).

Boedhi menyebut, bantuan peningkatan soft skill meliputi pelatihan manajerial dan cara pengolahan belimbing. Kegiatan tersebut diikuti Lis, sapaan akrab Sri Sulistyowati, dan perwakilan warga. Kemarin pihaknya secara simbolis membagikan bantuan peralatan kepada kepala Desa Dempel Sugeng Wiyono. ‘’Selama ini pengolahan belimbing masih terkendala. Melalui bantuan alat, semoga hasil produksi bisa maksimal,’’ ucapnya.

Sugeng berterima kasih kepada BRI Ngawi. Bantuan yang diberikan diyakini dapat mengembangkan hasil pertanian belimbing di wilayahnya. Selama ini komoditas itu hanya dikonsumsi buahnya. Belum banyak yang mampu mengolah menjadi produk makanan dan minuman. “Semoga dapat menaikkan perekonomian dan membuka lapangan pekerjaan baru,’’ harapnya.

Sementara, Lis mengaku merasa terbantu dengan pelatihan dan pemberian alat penunjang usaha. Dia berjanji tidak akan menyia-nyiakan bantuan tersebut. Di sisi lain, Manajer Pemasaran Mikro BRI Ngawi Andri Prayogi menyampaikan, lembaganya akan terus membagikan bantuan untuk para pelaku UMKM. “Kami bantu mulai dari peralatan, pendampingan, hingga pelatihan,” tuturnya. (ti7/c1/cor/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button