Advertorial

BPJS Ketenagakerjaan Serahkan BSU kepada 493 Non ASN Pemkab Madiun

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Cabang Madiun menyerahkan bantuan subsidi upah (BSU) 2021 kepada 493 pekerja non-ASN di lingkup Pemkab Madiun. Sedikitnya terdapat 493 pekerja non ASN di OPD Kbaupaten Madiun yang menerima BSU tersebut. BSU itu diserahkan serentak pada Selasa (12/10) lalu di Pendapa Graha Muda.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madiun Honggy Dwinanda Hariawan mengatakan, ratusan pekerja non-ASN penerima BSU itu sebelumnya telah terdaftar sebagai peserta BPJamsostek. Dengan demikian mereka saat ini sudah ter-cover dalam jaminan kematian maupun jaminan kecelakaan kerja. Dengan begitu, mereka akan merasa aman dan nyaman saat bekerja. ‘’Dengan terdaftarnya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan tentu mereka mendapatkan jaminan kesejahteraan. Karena mereka adalah tulang punggung keluarga,’’ ujarnya.

BPJS Ketenagakerjaan sendiri memiliki fungsi untuk mewujudkan jalinan sosial serta mensejahterakan pekerja di Indonesia. Hal tersebut sejalan dengan visi misi Kabupaten Madiun yakni terwujudnya Kabupaten Madiun yang aman, mandiri, sejahtera dan berakhlak. Dengan terdaftarnya mereka sebagai perta BPJS Ketenagakerjaan mereka akan mendapatkan jaminan kemarian dan kecelakaan kerja. Selain menyerahkan BSU, BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan santunan kepada ahli waris. Selain santunan kematian, santunan yang diberikan juga berupa santunan neasiswa kepada ahliwaris sebesar 174 juta untuk dua orang anak . Pun santunan tersebut di dapatkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan yang sudah berlangsung lama yakni di atas tiga tahun menjadi peserta BPJS Ketenagkerjaan. “Jadi peserta BPJS Ketenagkerjaan yang sudah meninggal tentu ke dua anaknya akan mendaptkan beasiswa pendidikan,” terangnya.

Bupati Madiun Amad Dawami menambahakna semoga dana BSU bisa memberikan manfaat kepada pekerja. Seain itu Amad Dawami sangat mengapresiasi atas pemeberian santunan kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan. Tentu hal ini dapat meringankan beban bagi ahli waris yang ditinggalkan. Terlebih santunan juga berupa manfaat beasiswa pendidikan. Dengan demikian selain mensejahterakan, juga mampu menjunjang pendidikan bagi anak-anak ahli waris untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. “Dengan kehadiran BPJS Ketenagkerjaan mampu menjamin kesejahteraan mereka,’’ tegasnya. (afi/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button