AdvertorialMadiun

BPJS Ketenagakerjaan Madiun Bidik Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan)

Madiun – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Cabang Madiun membidik Bidik Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur sebagai peserta baru untuk mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan.

MADIUN – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Cabang Madiun membidik Bidik Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur sebagai peserta baru untuk mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Gabungan Kelompok Tani ini harus dilindungi BPJS Ketenagakerjaan. Hal itu mengingat pekerjaan petani yang sangat rentan terjadi risiko kecelakaan kerja,” ujar Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Madiun Tito Hartono di Madiun, Senin.

Menurut dia, guna mengenalkan produk BPJS Ketenagakerjaan, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada kelompok tani Gemah Ripah Desa Karangsono Kwadungan di Kabupaten Ngawi dengan Selasa (12/11).

Dalam kegiatan tersebut, para kelompok tani dikenalkan akan produk-produk BPJS Ketenagakerjaan. Di antaranya Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua, dan Jaminan Pensiun.

Ketua kelompok tani Gemah Ripah Desa Karangsono Kabupaten Ngawi Yusuf Suroso menyatakan sangat mendukung program pemberian jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para kelompok tani yang ada di wilayahnya tersebut.

“Sesuai data, saat ini ada sekitar 200kelompok tani yang terdata resmi kelompok tani Gemah Ripah Desa Karangsono Kabupaten Ngawi yang wajib kita lindungi dengan program BPJS Ketenagakerjaan,” kata Yusuf Suroso.

Jaminan yang akan diberikan adalah sektor Bukan Penerima Upah (BPU) nantinya ada dua jenis, yakni jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian dengan premi yang dibayarkan sekitar Rp16.800per bulan. Kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madiun Tito Hartono.

Adapun, premi jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian tersebut nantinya akan ditanggung oleh Kelompok Tani Gemah Ripah.

Dengan membidik para petani diharapkan jumlah kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madiun terus bertambah.

Data setempat mencatat, jumlah kepesertaan aktif BPJS Ketenagakerjaan di di seluruh wilayah kerja BPJS Ketenagakerjaan Madiun mencapai 9.358 orang. Sedangkan Saat ini tercatat jumlah kepesertaan aktif BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Madiun dari sektor penerima upah hingga 12  November  2019 di wilayah Madiun dan Magetan telah mencapai 2.751 perusahaan dengan total pekerja 46.463 orang.demikian Tito Hartanto.

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close