Advertorial

BPJamsostek Teken MoU dengan Disperdagkop-UM Kabupaten Madiun

Upaya Jaring Pekerja Daftar Jaminan Sosial

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Pentingnya jaminan sosial bagi para pekerja kontrak disadari betul Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdagkop-UM) Kabupaten Madiun. Dengan kepesertaan jaminan sosial, para pekerja pun jauh terlindungi.

Pihak disperdagkop-UM pun menyambut baik ajakan MoU yang disodorkan BPJamsostek Cabang Madiun. Itu terlihat dari sosialisasi program dan penandatanganan MoU antara BPJamsostek dengan disperdagkop-UM.

‘’Semua tenaga kerja kontrak Disperdagkop-UM wajib mendaftar sebagai klien BPJamsostek. Ini upaya dalam memperluas produk jaminan sosial kami sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021,” kata Kepala BPJamsostek Cabang Madiun Honggy Dwinanda Hariawan.

Dia menjelaskan, jaminan sosial ketenagakerjaan menyasar para pekerja penerima upah maupun pekerja mandiri. Para pekerja penerima upah atau karyawan dari suatu perusahaan berhak mendapatkan jaminan sosial. Di antaranya, jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan kematian (JKn), dan jaminan hari tua (JHT).

Sedangkan mekanisme pembayaran iuran untuk para karyawan dibayarkan oleh perusahaan terkait secara kolektif. ”Para pekerja mandiri juga bisa memperoleh jaminan sosial dengan cara mendaftar sendiri ke BPJamsostek,” ujarnya.

Honggy mengatakan, dengan mendaftar kepesertaan BPJamsostek peserta bisa mendapatkan jaminan penuh. Semisal terjadi kecelakaan kerja, rumah sakit peserta BPJamsostek bakal menanggung secara penuh.

Tidak hanya itu, jaminan tersebut berlaku mulai pekerja berangkat bekerja, terjadi kecelakaan dalam perjalanan menuju tempat kerja, kecelakaan saat bekerja, hingga pulang dari tempat kerja. ”Jaminannya unlimited. Artinya, berapa pun akan kami biayai sampai sembuh. Kami masukkan ke kelas satu di rumah sakit pemerintah,” terangnya.

Kepala Disperdagkop-UM Kabupaten Madiun Indra Setyawan menilai jaminan sosial bagi tenaga kerja sangat bermanfaat. Pun, seluruh tenaga kerja non-ASN di lingkup dinasnya wajib mendaftar kepesertaan BPJamsostek.

Indra juga mengimbau seluruh pelaku UMKM dan koperasi di wilayah Kabupaten Madiun untuk mendaftarkan diri. ”Kemanfaatannya sangat penting, untuk itu kami bersama BPJamsostek melaksanakan MoU,” ujarnya.

Dia menambahkan, saat ini jumlah tenaga kerja perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) disperdagkop-UM sebanyak 90 orang. Sedangkan jumlah pelaku UMKM binaan sekitar 700 orang. ”Juga cukup banyak dari gerakan koperasi,” pungkasnya. (rio/aan/isd/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button