AdvertorialMadiun

BPJAMSOSTEK Madiun Terapkan Pelayanan Tanpa Kontak Fisik (Lapak Asik) “One to Many”

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Kantor Cabang Madiun, Jawa Timur, menerapkan pelayanan tanpa kontak fisik “one to many” guna meningkatkan pelayanan di masa pandemi COVID-19 di wilayah itu.

Kepala BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Madiun Tito Hartono di Madiun senin mengatakan sebagai komitmen kantor cabang Madiun dalam mendukung program LAPAK ASIK yang telah dikembangkan manajemen kantor pusat BPJAMSOSTEK dimana kantor cabang Madiun telah memperluas kanal layanan disampaing pelayanan klaim secara sistem online dan melaksanakan pelayanan klaim secara manual dengan metode “one to many”.

Tito menyampaikan LAPAK ASIK offline tidak mempertemukan petugas BPJAMSOSTEK dan peserta secara langsung. BPJAMSOSTEK kantor cabang Madiun menyediakan 9 Personal Computer (PC) yang dilengkapi layar monitor yang terhubung dengan petugas secara video conference untuk kebutuhan komunikasi dan verifikasi data. Melalui metode ini, setiap petugas Customer Service Officer (CSO) melayani 4 sekaligus dalam waktu bersamaan, sehingga metode pelayanan ini disebut “One to Many”. BPJAMSOTEK Madiun memliki 2 CSO sehingga 8 PC bisa langsung digunakan untuk melayani peserta yang ingin Klaim jaminan hari tua (JHT) dan 1 PC digunakan untuk pelayanan tamu yang berhubungan dengan bidang kepesertaan. Ujar Tito.

Protokol LAPAK ASIK yang telah diperkenalkan sejak bulan Maret lalu melalui kanal online antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id, terus disempurnakan. Bahkan kini peserta yang mengalami kesulitan mengakses LAPAK ASIK online, dapat dilayani langsung di kantor cabang BPJAMSOSTEK di seluruh Indonesia, karena LAPAK ASIK juga memiliki kanal offline, namun dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Metode “one to many” ini suatu solusi bagi peserta secara kuantitas kita dapat memberikan layanan dalam jumlah yang lebih besar, Tito berharap “one to many “ ini kami BPJAMSOSTEK Madiun sangat berkomitmen bagaimana kuantitas dapat kita akomodir layanannya juga berusaha terus menerus meningkatkan kualitas pelayanan tingkat kenyamanan peserta di BPJAMSOSTEK Madiun tetap berkomitmen bisa memberikan yang terbaik bagi peserta.

Tito menambahkan, disamping itu kanal layanan yang ada di BPJAMSOSTEK Madiun kami sudah bekerjasama membentuk kanal layanan yang ada di BNI Caruban dan BNI Magetan yang bisa di akses oleh peserta untuk pengajuan kalim Jaminan Hari Tua (JHT) sehingga tidak hanya kanal-kanal tertentu saja tetapi unit layanan yang sudah kita bentuk kerjasama dapat membantu proses layanan JHT termasuk bagaimana kemudahan dalam proses klaim JHT itu kita lakukan melalui klaim JHT kolektif.

Kepala BPJAMSOSTEK Madiun menekankan, peserta yang datang ke BPJAMSOSTEK Madiun atau kanal layanan harus memperhatikan protokol pencegahan COVID-19, semula peserta datang ke kantor wajib menggunakan masker, pengecekan suhu tubuh, cuci tangan, penggunakaan handsanitezer dan semua dokumen yang diajukan peserta dipastikan steril dokumen tersebut dimasukan kedalam alat UV. Sehingga protokol-protokol kita terapkan dalam proses layanan JHT ini secara kuantitas dapat kita maksimalkan juga secara kesehatan pencegahan Covid-19 dapat kita implementasikan dengan baik.

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close