Magetan

BPBD Magetan Tangani Puluhan Kasus Sarang Tawon Ndas

Dilumpuhkan dengan Insektisida dan Detergen

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Keberadaan tawon Vespa affinis patut diwaspadai. Pasalnya, jenis  serangga yang lebih dikenal dengan sebutan tawon ndas itu telah menyerang sejumlah warga. Beruntung, tidak sampai menelan korban jiwa.

Sepanjang tahun ini sedikitnya 77 kasus sarang tawon ndas yang dinilai membahayakan ditangani BPBD Magetan. Terbesar berdiameter sekitar 70 sentimeter. Pun, sempat menyengat warga. ‘’Paling parah ada yang dirawat di rumah sakit beberapa hari,’’ kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan Fery Yoga Saputra Selasa (3/12).

Feri mengungkapkan, sarang tawon ndas itu berada di lingkungan rumah warga, kantor, maupun kebun. Pun, evakuasinya harus ekstrahati-hati. Sebab, jika tersengat dan tidak segera ditangani bisa mengakibatkan kematian. Karena itu, petugas wajib mengenakan pakaian pelindung khusus.

‘’Biasanya dilumpuhkan dulu dengan menyemprotkan cairan insektisida dan detergen,” bebernya. ‘’Ditambah cairan perekat untuk mencegah tawon menyebar,’’ imbuh Feri sembari menyebut tawon ndas ukuran besar maupun kecil sama-sama berbahaya.

Sekadar diketahui, tawon ndas banyak ditemukan di negara tropis Asia seperti Indonesia, Thailand, Myanmar, Laos, Vietnam, dan Sri Lanka. Memiliki ciri tubuh berwarna hitam dan belang kuning pada bagian perut. Panjangnya sekitar tiga sentimeter. ‘’Kami imbau warga melapor jika mendapati sarang tawon ndas yang dinilai membahayakan,’’ pungkasnya. (fat/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button