Madiun

BOR di Atas 60 Persen, Mayoritas Pasien Covid-19 dari Luar Kota Madiun

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Bed occupancy ratio (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Kota Madiun tinggi. Salah satunya di RSUD Kota Madiun yang mencapai lebih dari 60 persen. Baik itu BOR intensive care unit (ICU) maupun isolasi Covid-19.

Namun, mayoritas pasien berasal dari luar kota. Di antaranya dari Karanganyar, Jawa Tengah, serta pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dari Madiun Raya. ‘’Tingginya BOR karena persebaran Covid-19 di Madiun Raya cukup tinggi,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi, Minggu (13/6).

Maidi menyebut, rumah sakit rujukan di Kota Madiun tidak hanya RSUD Kota Madiun. Namun juga RSUD dr Soedono milik Pemprov Jatim yang juga menerima pasien Covid-19 dari berbagai daerah di Jatim wilayah barat. Sebab, pasien Covid-19 menjadi prioritas mendapatkan penanganan. ‘’Seumpama orang dari luar tidak diterima, BOR turun. Tapi apa gunanya kita punya rumah sakit rujukan. Ini tanggung jawab kita untuk melayani,’’ ujarnya.

Kendati demikian, Maidi memastikan seluruh pasien mendapatkan penanganan yang sama. Itu sebagai bentuk layanan sekaligus tanggung jawab pemerintah. Pun upaya penanganan serta penanggulangan Covid-19 di daerah. ‘’Ini tanggung jawab kita untuk menyehatkan warga yang terinfeksi virus korona,’’ tegasnya. (kid/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button