Madiun

Bongkar Bando Ganti Videotron di Proliman Diponegoro dan JPO Jalan Pahlawan

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pemkot Madiun tata ulang papan reklame bando. Bahkan, perizinan sejumlah reklame sejenis yang melintang di jalan dihentikan. Penertiban terus dilakukan petugas satuan polisi pamong praja (satpol PP) setempat sejak sepekan lalu.

Jumat lalu (8/11), dua bando di Jalan Panglima Sudirman dan Jalan dr Sutomo dibongkar. Pemotongan tiang dan kerangka besi dikerjakan malam hari. Supaya tidak mengganggu pengguna jalan. Total delapan bando yang dibongkar atas rekomendasi bapenda. ‘’Dibongkar karena menyalahi peraturan perundang-undangan,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi Senin (11/11).

Selanjutnya, papan reklame tersebut bakal diganti videotron di sejumlah lokasi. Seperti di Jalan Pahlawan. Persisnya di depan Lawu Plaza. Papan reklame bando yang menempel di badan jembatan penyeberangan orang (JPO) itu akan ditata ulang.

Selain dipasang videotron, JPO juga dibenahi. Konsepnya seperti skywalk di Kota Bandung. Sehingga, JPO akan berfungsi maksimal. Selain itu, pemasangan videotron pengganti bando juga akan dipasang di proliman alias simpang lima Diponegoro.

Pemasangan videotron bekerja sama dengan pihak swasta. Prosesnya bertahap setelah lebih dulu dilaksanakan kajian oleh tim. Menyangkut optimalisasi di lokasi yang sudah ditentukan. Mengganggu pengendara atau tidak. Khususnya, saat malam hari. Sebab, intensitas cahaya papan reklame video tersebut cukup tinggi. ‘’Ada tiga manfaat pemasangan videotron menggantikan papan reklame bando,’’ terang Maidi.

Yakni, Kota Madiun bakal lebih terang. Pun tidak akan terkesan semrawut. Penataan kota juga lebih maksimal. Di samping bisa jadi potensi pendapatan baru. ‘’Pola-pola itu sudah kami lakukan. Ada tujuh titik (pemasangan videotron). Tapi, ada tambahan lagi di 12 titik. Belum kita bahas,’’ ungkapnya.

Kepala Bapenda Kota Madiun Sudandi menjelaskan, berdasarkan hasil pembahasan dengan tim, rencana pemasangan videotron dilakukan di dua lokasi. Yakni, di proliman Diponegoro dan JPO Jalan Pahlawan. ‘’Dengan catatan memenuhi segala kelengkapan termasuk persyaratan konstruksinya. Sedangkan, untuk lokasi lain masih dalam kajian tim,’’ katanya.

Menurut Sudandi, pemasangan videotron berpeluang mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak reklame tahun depan. ‘’Target pajak reklame mencapai Rp 1,5 miliar,’’ sebutnya. (her/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button