Nasional

Bom Ikan Meledak di Pasuruan, Dua Tewas

PASURUAN, Jawa Pos Radar Madiun – Ledakan dahsyat terjadi di Dusun Macan Putih, Desa Pekangkungan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (11/9) pagi. Saking kerasnya ledakan, dua rumah hancur dan belasan bangunan lainnya rusak parah.

Diduga, ledakan berasal dari bom ikan alias bondet di rumah Abdul Gofar, 43. Rumah itu hancur. Gofar tewas terkena ledakan. Ayahnya, Mat Sodiq, 65, juga meninggal dengan tubuh hancur. Empat orang lainnya luka-luka.

Bukan hanya itu. Rumah M. Imron, 30, adik ipar Gofar, juga hancur tak tersisa. Lokasi rumah Imron bersisihan dengan rumah Gofar. Kabar bahwa rumah Gofar dan Imron hancur langsung menyebar. Warga sekitar langsung berkerumun tak jauh dari sumber ledakan. Namun, tak ada seorang pun yang berani mendekat karena khawatir terjadi ledakan susulan.

Gofar ditemukan tergeletak di ruang belakang rumahnya. Warga langsung membawanya ke Puskesmas Gondangwetan. Namun, dia akhirnya meninggal. Imron ditemukan terkapar di rumahnya dan dilarikan ke Puskesmas Gondangwetan. Imron selamat dan hanya terluka di betis kiri. ”Anak-anak muda tadi yang bawa keduanya. Mereka langsung dilarikan ke puskesmas,” kata Huzaimah, warga setempat, kepada Jawa Pos Radar Bromo.

Total, ada lima orang yang dibawa ke Puskesmas Gondangwetan. Selain Gofar dan Imron, ada pula Siti Khoiriyah, 40, tetangga korban. Dia mengalami luka robek pada kepala dan dahi. Lalu, Arik, 6 bulan, yang merupakan cucu Siti Khoiriyah. Satu lagi adalah anak korban Chusnul Ni’am Al Ghiffary alias Fery, 16. Dia mengalami luka bengkak di ibu jari kaki kanan serta luka robek pada paha kiri dan betis.

Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Hery Dian Wahono menjelaskan, ledakan hebat itu diduga berasal dari bondet alias bom ikan. Untuk memastikannya, Polres Pasuruan Kota pun mendatangkan tim Gegana. ”Namun, apakah korban merupakan pembuat atau hanya pemakai, kami masih mendalami,” ujarnya. (sid/hn/c14/oni/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button