Pacitan

Bocah 7 Tahun Tewas Direnggut DBD

Belum Genap Sebulan, Penderita Capai 90 Orang

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan –  Demam berdarah dengue (DBD) semakin mengancam. Bahkan, sampai merenggut nyawa seorang bocah 7 tahun asal Desa Ploso, Kecamatan/Kabupaten Pacitan.

Catatan dinas kesehatan (dinkes) setempat, kasus DBD menunjukkan tren kenaikan. Jika pada Januari terdapat 30 penderita, bulan ini naik menjadi 90. Paling banyak ditemukan di Kecamatan Pacitan, yakni 43 orang. Disusul Nawangan dan Punung masing-masing 10.

Kadinkes Pacitan Eko Budiono mengatakan, sejauh ini yang paling banyak ditemukan adalah demam dengue. Jenis itu bisa sembuh sendiri dengan istirahat dan minum yang cukup. ‘’Juga banyak mengonsumsi buah-buahan dan sayuran,’’ ujarnya Senin (24/2).

Dia menjelaskan, demam dengue ditandai dengan panas tinggi mencapai  37 derajat dan sakit kepala. Sedangkan jika sudah muncul banyak bercak merah digolongkan dalam DBD. ‘’Bahayanya pada hari ketiga dan ketujuh setelah digigit nyamuk. Pada fase ini panas turun. Nah, kebanyakan dikira sembuh,’’ paparnya.

Eko mengimbau warga mengenali gejala DBD sedini mungkin dan segera memeriksakan ke rumah sakit. Selain itu, diminta menjaga kebersihan diri dan lingkungan. ‘’Fogging tidak menyelesaikan masalah karena hanya mematikan nyamuknya, sedangkan telur dan jentiknya masih tersisa,’’ tuturnya. (mg2/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close