Madiun

BLT Kelurahan di Kabupaten Madiun Macet

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Bantuan langsung tunai (BLT) kelurahan di Kabupaten Madiun macet berbulan-bulan. Ratusan keluarga penerima manfaat (KPM) untuk sementara harus gigit jari. Mereka harus sabar menunggu dana insentif daerah (DID) ditransfer ke daerah. ‘’Empat bulan terakhir ini, Februari sampai Mei, BLT kelurahan memang belum bisa tersalurkan,’’ kata Kabid Perlindungan Jaminan Sosial Dinsos Kabupaten Madiun Andy Wijayanto, Kamis (20/5).

Andy mengungkapkan, bantuan sosial dampak pandemi Covid-19 itu macet lantaran belum ada dana. BLT kelurahan bersumber dari APBD melalui pos anggaran DID yang belum turun hingga kini. ‘’Kami menyiapkan kelengkapan administrasi pencairan sambil menunggu info dari BPKAD (badan pengelolaan keuangan dan aset daerah) setempat,’’ ujarnya.

Andy menyebut, terdapat 776 KPM dari delapan kelurahan sekabupaten. Masing-masing kelurahan 97 KPM. Per KPM menerima Rp 300 ribu per bulan. ‘’Untuk Januari sudah dicairkan. Itu ketika BLT kelurahan masih di bawah wewenang bagian pemerintahan. Sekarang urusan BLT kelurahan dilimpahkan ke dinsos,’’ terangnya.

Pelimpahan wewenang BLT kelurahan seiring refocusing anggaran tahun ini. Dinsos mendapat jatah anggaran hasil refocusing untuk BLT kelurahan sekitar Rp 2,5 miliar. Jumlah tersebut untuk 11 bulan. Yakni, mulai Februari sampai Desember 2021. ‘’Kelengkapan administrasi pencairan BLT kelurahan sudah siap. Sehingga bisa segera cair jika DID turun,’’ ucapnya. (den/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button