Pacitan

Biaya Retribusi Parkir Kendaraan Bermotor di Pacitan Bakal Dinaikkan?

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Retribusi parkir kendaraa bermotor di Pacitan bakal dikaji ulang. Kebijakan itu saat ini sedang dipertimbangkan oleh Bupati Indrata Nur Bayuaji. Dia menilai besaran retribusi parkir yang mengacu peraturan daerah (perda) produk 10 tahun lalu tidak lagi relevan. ‘’Perda Nomor 19 Tahun 2010 tentang Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum sudah saatnya direvisi,’’ kata Aji –sapaan Indrata Nur Bayuaji, Minggu (13/6).

Dia berharap tidak ada kegaduhan kendati kenaikan retribusi parkir mencapai 100 persen atau dua lipat. Sekali parkir sepeda motor, misalnya, naik dari Rp 500 menjadi Rp 1.000. Parkir berlangganan untuk kendaraan bermotor jenis ini dipatok Rp 20 ribu setahun dari sebelumnya Rp 12 ribu. ‘’Kenaikannya masih dalam batas wajar. Untuk tarif parkir di RSUD, objek wisata, dan tempat khusus lain ada perda tersendiri,’’ terang Aji.

Retribusi pelayanan parkir untuk bus atau truk besar juga mengalami penyesuaian. Demikian pula tarif parkir mobil. Baik insidental maupun berlangganan. Aji berharap penyesuaian retribusi pelayanan parkir itu tidak membebani masyarakat. ‘’Kesannya saja naik dua kali lipat, tapi sebenarnya menyesuaikan tingkat inflasi,’’ pungkas Aji. (gen/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button