Madiun

Biarkan Fosil Purba di Sumberbendo Saja

Pemdes Berencana Membangun Museum Mini

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Pemdes Sumberbendo tak ingin sekadar menjadi tempat penitipan fosil purbakala.  Jika diperbolehkan, fragmen purba yang telah diteliti Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran dan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan itu akan dipamerkan di kampung sendiri. ‘’Kalau diperbolehkan, akan kami kelola sendiri,’’ kata Kades Sumberbendo Suprapto Jumat (21/2).

Sejumlah fragmen itu meliputi fosil tulang pinggul, potongan tulang kaki, fragmen tengkorak gajah purba, tempurung kura-kura, tulang kaki kerbau, tengkorak banteng, dan rahang bawah kuda nil. ‘’Semuanya disimpan di kantor desa,’’ ujarnya.

Suprapto berencana membuat museum mini jika sejumlah temuan purba itu dapat dikelola pemdes. Dia berharap, keberadaan benda-benda sarat sejarah itu mampu mendukung salah satu destinasi wisata desa di Saradan tersebut. ‘’Keinginan itu sudah kami sampaikan ke BPSMP dan BPCB. Kalau hewan purba yang ditemukan di sini merupakan jenis baru, maka akan ada tindak lanjut lagi,’’ terangnya.

Suprapto melihat adanya potensi lapangan kerja jika desa ini memiliki museum mini. Setidaknya, akan diperlukan petugas untuk merawat fosil dan fragmen yang telah diangkat dari dalam tanah. ‘’Kalau goal, tentunya beberapa warga akan diberi pelatihan dari BPSMP atau BPCB,’’ tuturnya.

Staf Perlindungan BPSMP Sangiran Albertus Nikko Suko memberi sinyal positif atas usulan dari Pemdes Sumberbendo tersebut. UU 11/2010 tentang Cagar Budaya memperbolehkan benda cagar budaya dapat dimiliki perorangan dengan tetap memperhatikan fungsi sosialnya. Siapa pun yang memiliki atau menguasai tentunya telah memiliki kajian tersendiri berdasarkan nilai penting dari objek terkait. Maka, tegas Nikko, jika fosil dikelola pemdes malah lebih bagus. Sebab, benda cagar budaya juga bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. ‘’Kami sudah mendata apa saja. Sewaktu-waktu dicek, fosil tersebut masih ada dan komplet,’’ ujarnya. (den/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close