NgawiPeristiwa

Berujung Petaka! Masak Bekatul, Ditinggal ke Sawah, Dapur Kobong

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Niat Priyani memasak bekatul untuk pakan sapi piaraannya berujung petaka. Sisa bara api di tungku membakar bangunan dapur rumah warga Dusun Jubleg, Desa/Kecamatan Gerih, Ngawi, itu. ‘’Beberapa dokumen penting ikut terbakar,’’ kata Kapolsek Geneng AKP Munaji Selasa (30/7).

Kebakaran berawal saat Priyani dibantu Tukiman suaminya memasak bekatul sekitar pukul 03.00. Dua jam berselang usai memasak, sisa bara api sengaja disiram agar padam. Pasangan suami istri itu lantas pergi ke sawah. Sementara, Joko Mahmudi anaknya masih tidur di ruang depan.

Tak disangka, sisa bara api ternyata belum sepenuhnya padam. Sekitar pukul 07.30, si jago merah diketahui telah membakar dinding dan atap dapur. Sontak, bau asap kebakaran membuat Joko terbangun dan bergegas menuju dapur. Pria itu langsung berupaya memadamkan api, namun tidak membuahkan hasil.

Sejumlah tetangga yang mengetahui kebakaran itu berbondong-bondong ke tempat kejadian perkara (TKP) dan berusaha menjinakkan si jago merah. Begitu pula petugas pemadam kebakaran. Setengah jam kemudian api baru bisa dipadamkan. ‘’Di sekitar dapur ada tumpukan kayu bakar. Itu yang membuat api cepat membesar,’’ ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, beberapa perabotan dapur, ijazah, serta sertifikat milik keluarga Tukiman menjadi abu. Sementara, kerugian ditaksir mencapai Rp 15 juta. ‘’Penyebab pastinya masih kami selidiki,’’ tutur Munaji.

Dia mengimbau warga berhati-hati saat hendak meninggalkan rumah usai memasak di dapur. Terlebih saat musim kemarau seperti sekarang. ‘’Sebelum pergi, pastikan tidak ada api yang masih menyala,’’ pungkasnya. (gen/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button