Ponorogo

Bertambah Satu Lagi Kasus Positif Covid-19 di Ponorogo

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Kasus impor (imported case) Covid-19 kembali terjadi di Ponorogo. Satu lagi tambahan pasien positif terpapar virus korona dari Surabaya.  ‘’Sekitar tiga hari lalu pasien ini pulang dari Surabaya,’’ kata Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni Kamis (25/6).

Pasien ke-39 itu perempuan berusia 25 tahun. Sehari-hari bekerja di Surabaya. Tiga hari lalu pulang dalam kondisi demam dan batuk. Dia lantas berobat ke RSUD dr Harjono. Kemudian di-rapid test. Hasilnya reaktif. ‘’Selain itu, dari pemeriksaan diketahui terdapat pneumonia bilateral,’’ ungkapnya.

Tim dokter lantas melakukan pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR). Hasilnya, positif Covid-19. Ipong menyayangkan sikap warga Kertosari, Babadan, yang pulang dalam kondisi sakit itu. Padahal dia sudah mewanti-wanti warga di perantauan tidak pulang jika sakit. ‘’Kenapa pasien ini tidak berobat di Surabaya sampai sembuh,’’ sesal bupati.

Ipong menduga orang-orang yang sakit di kota besar memilih pulang kampung lantaran kapasitas rumah sakitnya sudah penuh. Bahkan, menurut informasi yang diterima Ipong, ada beberapa rumah sakit yang menutup pelayanan. Ipong khawatir multiplier effect-nya. ‘’Kalau kondisi di kota-kota besar sulit dikendalikan, orang sakit memilih kembali ke daerah masing-masing,’’ ujarnya.

Di sisi lain, pasien sembuh juga bertambah satu. Yakni, pasien ke-24 warga Surodikraman, Ponorogo. Hingga kemarin, total 39 kasus positif Covid-19. Pasien sembuh 26 orang, pasien diisolasi 11 orang, dan meninggal dua orang. ‘’Masyarakat di luar Ponorogo yang dalam kondisi sakit, kami mohon tidak pulang. Karena tak hanya berisiko bagi diri sendiri, tapi juga keluarga dan lingkungan,’’ imbaunya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close