Pacitan

Tiga Pilar Pacitan Salat Minta Hujan

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Setelah berbagai upaya dilakukan, berserah diri kepada Tuhan. Ungkapan itu dilakukan tiga pilar Pacitan menghadapi bencana kekeringan yang diklaim terparah lima tahun terakhir. Jajaran pemkab, TNI, Polri, menggelar salat Istisqa meminta hujan Jumat (11/10). Setelah dropping air bersih dari berbagai pihak dilakukan.

Bupati Pacitan Indartato, jajaran forkopimda, dan perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) menggelar salat di halaman Mapolres Pacitan. Mereka memohon bulir air langit segera jatuh membasahi 45 desa di 12 kecamatan. Puluhan daerah yang krisis air bersih.

Jumlah tersebut naik dua kali lipat dari tahun lalu sebanyak 25 desa. ‘’Kami memohon hujan turun di seluruh Pacitan, terlebih Provinsi Jawa Timur. Sudah banyak saudara kita yang kesulitan air karena sumur mengering,’’ kata Kapolres Pacitan AKBP Sugandi.

Bupati berharap bencana serupa tidak terulang tahun depan. Tidak sekadar diucapkan lewat doa, tapi juga usaha. Pihaknya berencana menduplikasi pembuatan sumur cell yang diuji cobakan di Desa Sambong, Arjosari, dan tiga lokasi lainnya. Juga menginventarisasi 500 unit sumur bor. ‘’Mana yang masih bisa dimanfaatkan atau tidak bisa sama sekali,’’ ujarnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan Didik Alih Wibowo menyebut bahwa pihaknya melakukan dropping air lima tangki setiap hari. Pihak kecamatan digandeng untuk penyaluran air ke daerah sulit dijangkau. Ihwal kemungkinan desa terdampak bertambah, belum bisa dipastikan. Sejumlah desa diketahui mendekati kondisi kering kritis. Akan tetapi, BMKG Juanda Surabaya memprediksi hujan turun akhir bulan ini. ‘’Kalaupun meleset, awal November,’’ katanya. (odi/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button