Madiun

Bersedia Divaksin, Warga Kota Madiun Dihadiahi Ayam

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Capaian vaksinasi Covid-19 di Kota Madiun melesat meninggalkan daerah lain di eks Karesidenan Madiun. Vaksinasi dosis pertama telah menyasar 137.812 jiwa atau 88,93 persen dari total sasaran penduduk. Sementara suntikan kedua 83.804 jiwa atau 54,08 persen dari total sasaran penduduk.

Sementara capaian lima daerah lain di Madiun Raya berada di bawahnya. Kabupaten Madiun, dosis pertama 50,91 persen, dosis kedua 21,62 persen. Kemudian Magetan 48,18 persen (dosis pertama), 21,69 persen (dosis kedua). Disusul Ngawi 43,32 persen (dosis pertama), 20,02 persen (dosis kedua). Selanjutnya Ponorogo 38,11 persen (dosis pertama), 18,18 persen (dosis kedua). Terakhir Pacitan 30,85 persen (dosis pertama), 14,75 persen (dosis kedua).

Wali Kota Maidi nyaris tidak pernah rehat memproteksi warganya melalui vaksinasi antikorona itu. Polanya, di setiap agenda kerjanya selalu membawa tim vaksinator berikut rapid test (RT) antigen massal gratis. Di antaranya, agenda kerja malam seperti cangkrukan maupun salat Isya berjamaah bersama wali kota. ‘’Nggak pernah leren, kita kejar pokoknya,’’ kata Maidi, Minggu (10/10).

Maidi menambahkan, pihaknya setiap malam membawa vial vaksin dan RT antigen untuk 300 sasaran. Awalnya, warga menjalani RT antigen lebih dulu. Jika belum divaksin, langsung disuntik vaksin. Asalkan hasil skrining kesehatannya oke. ‘’Ini sangat efektif, semua kegiatan harus ada RT antigen dan vaksinasi,’’ ujarnya.

Tidak semua warga legawa lengan kirinya disuntik. Sehingga, butuh edukasi agar bersedia. Salah satunya, memberi hadiah berbagai bentuk. Seperti sembako, masker, bahkan ayam. ‘’Saya beri hadiah sepasang ayam, untuk merangsang masyarakat yang belum itu biar cepat (vaksin),’’ ungkapnya. (kid/c1/sat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button