Madiun

Berduyun-duyun Sekolah ke Kota

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Urbanisasi siswa daerah tetangga ke Kota Madiun mengalir deras. Itu terlihat dari penerimaan peserta didik baru (PPDB) offline yang pendaftarannya dibuka 8-10 Juni. Jalur tersebut memang dikhususkan bagi siswa luar kota di sembilan SDN dan tiga SMPN.

Tercatat pendaftar rata-rata sekitar 50 persen dari kuota masing-masing sekolah pada hari kedua pendaftaran, Rabu (9/6). Jalur tersebut baru dibuka tahun ini mempertimbangkan hasil evaluasi tahun lalu. Salah satunya, banyak bangku kosong di 12 lembaga pendidikan tersebut. Kesempatan itu pun dimanfaatkan wali siswa asal luar daerah agar anaknya bisa mengenyam pendidikan di Kota Madiun. Mereka pun berduyun-duyun ke kota.

Kabid Kurikulum, Pembinaan Bahasa dan Sastra Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun Slamet Hariyadi menegaskan, pihak sekolah wajib menutup pendaftaran jika kuota 30 persen telah terpenuhi sebelum tiga hari pendaftaran.

Sedangkan 12 sekolah yang menerapkan jalur offline adalah SDN 02 Taman, SDN Kejuron, SDN 02 Winongo, SDN 02 dan 03 Kartoharjo, SDN 02 Rejomulyo, SDN Sukosari, SDN 01 Kanigoro, dan SDN 01 Pangongangan. Plus SMPN 9, 12, dan 14 Kota Madiun.

Hariyadi menambahkan, selanjutnya jalur PPDB online dilaksanakan sesuai jadwal. Mulai jalur afirmasi, perpindahan tugas orang tua/wali, prestasi hasil lomba dan prestasi nilai akademik, serta jalur zonasi. ‘’Di mana pun sekolah di Kota Madiun insya Allah kualitasnya sama dan diperhatikan pemkot,’’ tuturnya. (kid/c1/sat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button