Nganu

Berdalih Cari Kos, Bawa Kabur Motor

Jawa Pos Radar Madiun – Dikasih hati minta jantung. Peribahasa itu cocok untuk menggambarkan ulah nekat seorang perempuan -sebut saja namanya Lopis- menggondol harta benda milik Gethuk dan Cenil, warga Kelurahan Tawangrejo, Kartoharjo. Motor Yamaha Mio, dua handphone, dan uang Rp 100 ribu dibawa kabur setelah sebelumnya sempat menginap di rumah pasangan suami istri tersebut.

Aksi panjang tangan itu bermula saat Lopis tiba di rumah Cenil sekitar pukul 08.00 bersama seorang tukang ojek. Lopis menyebut sedang mencari kos-kosan. Singkat cerita, Cenil menerima Lopis untuk ngekos. Kebetulan, perempuan tersebut tertarik pinjaman dengan bunga ringan yang ditawarkan tamu tak diundang itu.

Sekitar pukul 17.00, Lopis meminta izin meminjam sepeda motor milik tuan rumah. Tanpa curiga, Cenil lantas memberikan kunci. Bahkan, meminta Lopis mengajak dua buah hatinya yang masih SD. ”Kebetulan si bungsu akan ganti kartu (handphone). Ya saya bawain uang serta KTP dan KK saya,” ungkap Cenil.

Namun, hingga pukul 19.00 kedua anaknya maupun Lopis tak kunjung pulang. Tidak lama berselang, dua ketua RT di kelurahannya datang mengabarkan bahwa dua buah hatinya berada di Polsek Balerejo. Mendengar itu, Cenil syok dan menangis.

Belakangan diketahui kedua anaknya ditinggalkan di sebuah minimarket Balerejo setelah sebelumnya sempat diajak pinjam helm dan berputar-putar di kasawan Wonodadi, Nglames. ”Saya seperti tidak sadar waktu menitipkan anak itu,” sebut Cenil.

Informasinya, saat ditanya pemilik minimarket, anak Cenil mengaku sedang menunggu Lopis yang disebut sebagai tantenya menarik uang di ATM. Namun, lantaran Lopis tak kunjung kembali, kejadian itu lantas dilaporkan ke pihak kepolisian. Saat ini kasus tersebut ditangani Polsek Balerejo dan Kartoharjo. ”Alhamdulillah, anak saya tidak diapa-apain dan kembali dengan selamat,” ucap Cenil. (mg2/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button