Ngawi

Beraksi di Madiun Raya dan Bojonegoro, Spesialis Jambret HP Dibekuk di Ngawi

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Aksi panjang tangan Sutikno kena batunya. Pria 36 tahun asal Kota Pasuruan itu diringkus polisi setelah sebulan buron. Kejahatannya tidak lain menjambret tas HR di Jalan Raya Ngawi–Maospati masuk Desa Klitik, Geneng, Ngawi, akhir April lalu.

Di dalam tas warga Magetan itu terdapat tiga buah smartphone, uang tunai Rp 600 ribu, ATM, dan kartu identitas diri. ‘’Pelaku kami tangkap di sebuah jalan di Wonosobo, Jawa Tengah,’’ kata Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta Pratama, Sabtu (5/6).

Kasus penjambretan itu terungkap dari hasil melacak nomor international mobile equipment identity (IMEI) smartphone korban. Belakangan diketahui bahwa Sutikno masih menguasai tiga telepon seluler itu. Titik pelacakan terakhir menunjukkan tersangka berada di Wonosobo.

Tim buru sergap (buser) Satreskrim Polres Ngawi lantas berkoordinasi dengan satreskrim setempat untuk melakukan penangkapan 8 Mei lalu. Tersangka disergap kala mengendarai motor Honda CBR 150R bernopol N 2935 VC di sebuah jalan di Kecamatan Sampuran. ‘’Tersangka ternyata residivis dengan kasus yang sama,’’ ujarnya.

Agung menyebut, Sutikno merupakan spesialis jambret di daerah Madiun Raya dan Bojonegoro. Tersangka beraksi sendirian. Modusnya menyasar korban perempuan yang membawa tas di pundak. Juga berkendara sendirian saat arus lalu lintas sepi. Waktunya pagi hingga siang. ‘’Pelaku sudah beraksi tiga kali di Madiun Raya,’’ ucapnya. (sae/c1/cor/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button