NgawiPeristiwa

Bengkel Motor Kades Terbakar

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Bengkel sepeda motor milik Hendriyono, 53, kepala Desa Dumplengan, Pitu, dipastikan untuk beberapa waktu ke depan berhenti beroperasi. Itu setelah bengkel tersebut ludes terbakar Rabu pagi (11/11). Kebakaran diduga akibat korsleting listrik.

Kapolsek Pitu Iptu Karno mengatakan, kebakaran kali pertama diketahui oleh Sulistyaningrum, anak korban, sekitar pukul 08.00. Beberapa saat sebelumnya, perempuan  tersebut diberi tahu tetangga bahwa ada asap mengepul dari bengkel yang lokasinya persis di sebelah rumah itu. ‘’Saat dicek, ternyata benar. Saksi kemudian memberi tahu bapaknya,’’ papar Karno.

Saat Hendriyono mengecek ke lokasi, api sudah membesar. Korban lantas meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkannya dengan alat seadanya. Sementara, warga lainnya melaporkan kepada Satpol PP Ngawi. ‘’Tidak ada korban jiwa atau luka-luka akibat kejadian ini. Kerugian materi diperkirakan sekitar Rp 10 juta,’’ ungkapnya.

Tidak lama berselang, dua unit mobil pemadam kebakaran (PMK) tiba di lokasi. Api dapat dipadamkan setelah sekitar setengah jam petugas berjibaku. ‘’Dugaan sementara, kebakaran disebabkan korsleting listrik,’’ kata Kasi Opsdal Kebakaran Satpol PP Ngawi Catur Sriwiryanto.

Catur menyebut, sepanjang 11 bulan terakhir di Ngawi terdapat 46 kasus kebakaran. Namun, jumlah sebenarnya diperkirakan lebih banyak karena beberapa kejadian tidak dilaporkan ke petugas damkar. ‘’Kasus terbanyak pada Agustus lalu, ada 14,’’ ungkapnya. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button