Pacitan

Bendungan Pengendali Banjir Itu Akhirnya Diresmikan setelah 8 Tahun Dibangun

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Setelah delapan tahun, mulai digarap 2013 silam, akhirnya Waduk Tukul, Desa Karanggede, Arjosari, Pacitan, rampung. Bendungan yang dibangun di lahan seluas 44 hektare dengan daya tampung hingga 8 juta meter kubik air itu diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) Minggu (14/2).

Total biaya pembangunan lebih dari Rp 900 miliar. Bendungan dengan tinggi lebih dari 60 meter tersebut diharapkan mampu mengaliri Kecamatan Arjosari, Pacitan (kota), hingga Kebonagung. Selain sebagai sumber air bersih, juga irigasi pertanian yang menjangkau lebih dari 600 hektare lahan pertanian. Plus pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH) 2×132 kWh. ‘’Sekaligus sebagai pengendali banjir,’’ kata Bupati Pacitan Indartato.

Bendungan terbesar di Pacitan itu menampung air dari Sungai Telu dari Kecamatan Nawangan. Panjangnya 17,5 km dengan hujan tahunan rata-rata 2,246 mm. Mampu menampung 8 juta meter kubik air. Sekitar 3,7 juta meter kubik berasal dari tampunsgan mati seputar sungai. Sementara, tampungan efektif mencapai 4,9 juta meter kubik. ‘’Kita patut bersyukur dengan adanya bendungan ini,’’ ucap Pak In, sapaan akrab Indartato. (gen/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button