Ponorogo

Bencana Kekeringan Melanda Ponorogo

Ratusan Warga Mulai Kesulitan Air Bersih

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Bencana kekeringan datang lebih awal di Desa Duri, Slahung. Di Dukuh Jenggring, ratusan warganya kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih sejak beberapa hari terakhir. Kekeringan juga sudah melanda Dukuh Kates, Desa Pandak, Balong.

Selasa (28/7) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo mengirim 6.000 liter air bersih ke dua desa tersebut. ‘’Dua desa itu sudah mengajukan bantuan suplai air,’’ kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo Setyo Budiono.

Di dua dukuh tersebut, terdapat ratusan warga yang membutuhkan air bersih. ‘’Sebenarnya ada sumber air. Tapi, memang sudah kering. Juga ada sumber yang volume airnya mengalami penyusutan,’’ terangnya.

Di Duri, terdata 200 jiwa. Sementara di Pandak, 37 jiwa. Budi menilai 6.000 liter air yang dikirimkan cukup memenuhi kebutuhan warga setempat selama beberapa hari ke depan. ‘’Di Dukuh Jenggring, masih ada kisaran 30 jiwa yang betul-betul kesulitan mengakses air bersih dari total 200 jiwa,’’ sebutnya.

BPBD akan terus memantau berapa lama penggunaan air mampu bertahan di di kedua desa tersebut. Sedangkan dropping ke desa lain, sementara belum ada. ‘’Data 2019 lalu, kekeringan terjadi di 47 titik, tersebar di 14 desa dan 10 kecamatan. Untuk tahun ini harus diwaspadai,’’ tuturnya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close