Ngawi

Belum Ditempati Pedagang, Fondasi Pasar Watualang Sudah Retak

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Hasil pembangunan infrastruktur Pemkab Ngawi satu ini belum bermanfaat bagi masyarakat. Adalah Pasar Watualang yang mangkrak sejak selesai dibangun Desember tahun lalu. Berselang sembilan bulan, nasibnya begitu malang.

Alih-alih sudah ada transaksi jual-beli, muncul sejumlah titik keretakan pada fondasi los berjualan. Tanaman liar juga merambati dinding pasar rakyat berbiaya Rp 1,8 miliar tersebut. ‘’Pasar Watualang memang belum bisa digunakan,’’ kata Kabid Pasar Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) Ngawi Sugeng Hariadi, Sabtu (25/9).

Sugeng beralasan pembangunan Pasar Watualang belum tuntas. Tahap pertama sebatas fondasi dan rangka atap. Biayanya cukup besar lantaran konstruksi atap menggunakan baja. Pembangunan tahap kedua yang direncanakan tahun ini batal.

Meliputi pembangunan kios, kamar mandi, dan musala. Dana yang dialokasikan Rp 1,2 miliar kena refocusing penanganan pandemi Covid-19. ’’Ada sisa anggaran sekitar Rp 200 juta di perubahan APBD (P-APBD) untuk memasang keramik dan paving,’’ jelasnya.

Ditanya soal keretakan, Sugeng menyebut karena tidak ada penulangan pada konstruksi. ‘’Dulunya tidak ada penulangan untuk bagian dasaran tempat jualan pedagang,’’ bebernya. (sae/c1/cor/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button