Madiun

Belasan Warga Desa Sewulan Positif Covid-19

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Satu lingkungan di Desa Sewulan, Dagangan, Kabupaten Madiun, zona merah. Belasan warga setempat terpapar Covid-19. Mobilitas di desa itu kini dibatasi dengan ketat untuk menekan persebaran virus korona. ‘’Zona merah di Sewulan berada di RT 22, RW 4,’’ kata Camat Dagangan Tarji, Senin (21/6).

Dua pekan terakhir, mobil ambulans hilir mudik di Sewulan. Warga positif korona dijemput petugas dengan alat pelindung diri (APD) lengkap. Sampai kemarin, ada 16 warga di RT itu yang terpapar korona. ‘’Mereka dirawat di RSUD Dolopo dan RSL (Rumah Sakit Lapangan) Joglo, Dungus,’’ ujarnya.

RT tersebut dilabeli zona merah lantaran ledakan kasus positif bermula dari satu warga yang terkonfirmasi. Pemicunya, diduga salah seorang warga setempat yang hendak ke luar negeri sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI). Tarji tak membantah kabar tersebut.

Namun, yang terkonfirmasi positif kali pertama adalah ayah dari warga yang hendak menjadi TKI itu. ‘’Salah seorang warga yang mau jadi TKI itu dites PCR (polymerase chain reaction) di Surabaya, hasilnya positif. Setelah itu, ayahnya sakit. Sehingga juga dites swab dan hasilnya positif,’’ beber Tarji.

Tarji melanjutkan, petugas medis setempat segera melakukan tracing. Pun, berlanjut testing ke lingkungan RT setempat. Ternyata, kondisinya makin menjadi-jadi. Warga yang positif Covid-19 semakin bertambah dari hari ke hari. ‘’Semuanya, 16 orang itu, positif aktif. Dari delapan rumah di satu RT,’’ terangnya.

Akibatnya, mobilitas warga setempat dibatasi. One gate system (OGS) diterapkan dengan penjagaan ketat. Baik dari satgas desa maupun TNI-Polri setempat. Tujuannya, meminimalkan mobilitas warga. Harapannya, persebaran Covid-19 bisa ditekan. ‘’Desa Sewulan tidak lockdown, tapi OGS ketat untuk menekan mobilitas warga,’’ tandasnya. (den/c1/sat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button