MadiunPendidikan

Belasan Siswa SMPN 1 Nglames Kesulitan KBM Online

Guru Pinjamkan Smartphone

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Saat diperlukan, smartphone Vela Ali Setyowati rusak. Siswi kelas VII SMPN 1 Nglames itu pun kesulitan melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Padahal kegiatan belajar-mengajar (KBM) daring itu mengoptimalkan penggunaan gadget.

Problem tersebut diketahui pihak sekolah. Sebab Vela kerap absen di setiap pembelajaran online. Beruntung sejumlah guru bersedia meminjamkan smartphone untuk dipakai belajar. ‘’Pakai HP (handphone, Red) bu guru sejak Senin lalu (3/8),’’ kata Vela Rabu (5/8).

Vela mengungkapkan, smartphone pinjaman hanya bisa dipakai di sekolah. Tidak dibawa pulang. Sehingga, dia harus ke sekolah setiap hari. Pembelajaran daring dilakukan di ruang bimbingan konseling (BK). ‘’HP saya masih diperbaiki. Tidak punya uang untuk beli baru,’’ ungkapnya.

Vela bukan satu-satunya siswi yang dipinjami smartphone oleh guru. Galuh Ambarwati yang tidak punya alat komunikasi itu juga mendapat perlakuan serupa. Dia harus datang ke sekolah mengenakan seragam lengkap. ‘’Senang dapat pinjaman HP. Kalau tidak, saya bingung caranya ikut pembelajaran daring,’’ katanya.

Wakil Kepala SMPN 1 Nglames Bidang Kurikulum Heny Wahjuni membenarkan persoalan yang dialami anak didiknya tersebut. Mereka diperbolehkan datang ke sekolah untuk belajar daring memakai HP guru. Sebagai tenaga pendidik, muncul empati kala mengetahui siswanya kesulitan belajar. ‘’Kasihan tidak bisa mengikuti pembelajaran online,’’ ujarnya.

Siswa yang datang ke sekolah mendapat dua mata pelajaran (mapel). Pembelajarannya selama tiga jam mulai pukul 08.00. Guru yang meminjami HP adalah guru mapel atau lainnya. ‘’Kami sedang berusaha mendata anak-anak yang tidak punya HP. Sementara, dari 437 siswa, ada 15 anak yang ikut pembelajaran daring ke temannya yang punya HP,’’ terang Heny.

Dia menegaskan, meski diminta datang ke sekolah, tidak ada KBM tatap muka di kelas. Pihaknya sekadar meminjamkan HP. ‘’Protokol kesehatan seperti pakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak tetap dilakukan,’’ tandasnya. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close