Mejayan

Belasan Ribu UMKM Ngebet Dapat Banpres Rp 2,4 Juta

Berebut Kuota 12 Juta

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Belasan ribu pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Madiun ngebet dapat bantuan presiden (banpres) senilai Rp 2,4 juta. Dalam beberapa hari terakhir, mereka berbondong-bondong ke kantor dinas perdagangan, koperasi, dan usaha mikro (disperdakop-UM).

Mendaftarkan diri untuk mendapatkan bantuan peningkat produktivitas usaha tersebut. ‘’Sampai hari Minggu (6/9) sudah ada 12.646 pendaftar,’’ kata Kabid Pemberdayaan Usaha Mikro Disperdakop-UM Kabupaten Madiun Dwi Sulistyorini Senin (7/9).

Dwi mengungkapkan, belum ada separo pendaftar yang disetujui. Terhitung kemarin, baru 5.400 pelaku usaha yang menerima stimulus.  ‘’Masyarakat ingin semua dapat, tapi semuanya tetap melalui verifikasi dari kementerian,’’ ujarnya.

Ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi pengusul untuk mendapatkan bantuan. Yakni, pelaku UMKM mesti menyertakan identitas diri. Juga melampirkan jenis usaha lengkap dengan surat keterangan dari desa. Semua jenis usaha mikro dapat mengajukan. Baik perorangan maupun asosiasi. ‘’Kuota nasional sebanyak 12 juta. Bantuan ini sifatnya untuk modal usaha agar UMKM tetap produktif meski terdampak pandemi Covid-19,’’ terangnya.

Dwi menyampaikan, batas akhir pendaftaran 16 September sesuai jadwal pusat. Sehingga diprediksi jumlah pengusul akan terus bertambah.  ‘’Tambahan untuk hari ini (kemarin, Red) saja belum terdata dengan lengkap,’’ ucapnya. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close