Ngawi

Belasan Perlintasan KA Tidak Berpalang Pintu, Alat Bertenaga Surya Bisa Jadi Opsi

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Mulai beroperasinya jalur ganda Madiun-Kedungbanteng membuat frekuensi perjalanan kereta api (KA) meningkat. Di satu sisi, hal itu membuat para calon penumpang memiliki lebih banyak opsi saat hendak bepergian.

Namun, di sisi lain memaksa para pengguna jalan lebih waspada saat hendak melewati perlintasan tanpa palang pintu. ‘’Walaupun sudah biasa, tapi tetap saja takut,’’ kata Putri Kinasih, salah seorang warga, saat hendak melintas di salah satu perlintasan KA tanpa palang di Desa Tempuran, Paron, Senin (9/12).

Menurut Kinasih, meski di tempat tersebut telah dipasang rambu lalu lintas penanda adanya jalur KA, rasa waswas tetap menyelimutinya. Terlebih, perlintasan tersebut ramai dilewati. ‘’Harapannya ada palang pintunya, atau setidaknya ada petugas yang jaga,’’ ujarnya.

KBO Lalu Lintas Polres Ngawi Iptu Nur Hidayat menyebut, di Ngawi terdapat sedikitnya 12 perlintasan KA tanpa palang pintu. Mayoritas berada di wilayah pedesaan. ‘’Kalau untuk yang berpalang contohnya di Keras Wetan, di jalur Ngawi-Maospati,’’ sebutnya.

Dia berharap PT KAI memasang palang di belasan perlintasan tersebut. Juga memperhatikan kualitas aspal di sekitarnya agar tidak rawan terjadi kecelakaan. Apalagi, mobilitas warga semakin tinggi. ‘’Kesejajaran rel dengan jalan juga kurang ideal. Harusnya diberi bantalan seperti ban agar tidak terlalu tinggi,’’ tutur Hidayat.

Opsi lain, pemasangan palang pitu KA menggunakan panel surya yang bisa beroperasi secara otomatis melalui sensor yang dapat mendeteksi adanya kereta yang hendak melintas. ‘’Seperti di Bandung itu. Nanti bisa diatur sinyalnya lewat Daop VII,’’ ujarnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perkeretaapian (Ditjenka) Kementerian Perhubungan Zulfikri beberapa waktu lalu sempat mengatakan bahwa pihaknya sudah kerap berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar menyediakan palang pintu KA. (gen/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button