Madiun

Belanja ASN Kota Madiun di Lapak UMKM Capai Rp 1,7 Miliar

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Instruksi Wali Kota Madiun Maidi agar aparatur sipil negara (ASN) pemkot belanja di lapak UMKM kelurahan cukup efektif. Buktinya, dalam dua pekan terakhir perputaran uang ditaksir mencapai Rp 1,7 miliar. Catatan itu terbukukan dari laporan belanja ASN di lapak UMKM kelurahan masing-masing.

Maidi sempat terkejut melihat rekapitulasi Pro UMKM, aplikasi yang dikhususkan untuk laporan ASN belanja ke lapak UMKM. Menurut dia, itu membuktikan bahwa ASN memiliki empati membantu sesama di masa pandemi. ‘’Tinggal masukkan NIP di aplikasi itu, kita langsung bisa lihat belanjanya di lapak UMKM,’’ kata Maidi, Minggu (29/8).

Meski begitu, Maidi berharap satu bulan catatan belanja ASN ke lapak UMKM kelurahan bisa menyentuh Rp 3 miliar. Sehingga, perputaran uang itu berdampak pada perputaran ekonomi. Mimpi membangun kelurahan mandiri dan tangguh semakin mendekati nyata. ‘’Hebat to? Hanya Kota Madiun ada seperti ini anggitmu,’’ ucapnya bangga.

Maidi menyampaikan bahwa upaya itu tidak berlebihan. Mengingat pemkot getol menyiapkan infrastruktur berbasis ekonomi melalui lapak UMKM di 27 kelurahan. Pemkot telah mengeluarkan anggaran Rp 14,3 miliar. Perinciannya, tahap pertama Rp 7 miliar. Kecamatan Taman Rp 2,35 miliar, Manguharjo Rp 2,30 miliar, dan Kartoharjo Rp 2,35 miliar.

Sementara tahap kedua Rp 7,13 miliar. Kecamatan Taman Rp 1,72 miliar, Manguharjo Rp 2,60 miliar, dan Kartoharjo Rp 2,80 miliar. ‘’Mudah-mudahan belanja ASN ke lapak UMKM selama sebulan nanti bisa tembus Rp 3 miliar,’’ harapnya. (kid/c1/sat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button