Madiun

Bekas Gedung KPU Menahun Jadi ”Bangunan Angker”

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Tujuh tahun sudah bekas gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Madiun mengganggu pemandangan penggal Jalan Raya Madiun–Surabaya. Halaman bangunan masuk Desa Gunungsari, Kecamatan/Kabupaten Madiun, itu ditumbuhi semak belukar.

Plafon atap bangunan yang juga bekas gedung dewan koperasi Indonesia (dekopinda) itu bolong. Kaca pintu-jendela banyak yang pecah. Daun pintu membuka-tutup sendiri tersapu angin lantaran tak terkunci. Kondisi tak terurus itu memunculkan kesan bangunan ”angker”.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Madiun Suntoko mengungkapkan, gedung di tepi jalan nasional itu mulai kosong 2013. Setelah kantor sekretariat KPU dipindah ke Desa Purworejo, Geger. ‘’Sayang juga sebenarnya kalau tidak terfungsikan,’’ katanya Selasa (13/10).

Suntoko menampik anggapan pembiaran. Kondisinya yang tidak terawat membuat minat pengusaha mengelola seketika hilang. ‘’Perlu ada perbaikan,’’ ujarnya.

Catatan Radar Caruban, bangunan itu ingin dimanfaatkan dinas perdagangan, koperasi, dan usaha mikro (disperdakop-UM) untuk galeri usaha mikro kecil menengah (UMKM). Pada Juli tahun lalu, organisasi perangkat daerah (OPD) itu mengajukan proposal dana alokasi khusus (DAK) ke Kementerian Perindustrian. Biaya pembangunan ditaksir Rp 10 miliar. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close