KriminalitasMagetan

Bejat, Cewek Terbelakang Mental Dicabuli

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Setahun ditinggal sang istri membuat Paing, warga Desa Mangunrejo, Kawedanan, Magetan, gelap mata. Duda 55 tahun itu tega mencabuli SW, 26, tetangganya, yang memiliki keterbelakangan mental. Aksi bejat tersebut dipergoki Siti Umi Saroh, adik korban. Perbuatan tersebut lantas dilaporkan ke polisi. ‘’Keluarga korban tidak terima,’’ kata Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana Senin (17/2).

Kejadian itu bermula ketika Paing dalam perjalanan ke sawah akhir Desember tahun lalu. Dia mampir ke rumah SW dengan tujuan melihat kerajinan gagang pacul buatan bapak korban. Timbul niatan mencabuli ketika mengetahui bapak dan ibunya tidak ada di rumah. Sementara SW sedang menonton TV. ‘’Pelaku memanggil korban dan memberi uang Rp 2.000,’’ ujarnya.

Pelaku, lanjut Festo, meminta korban melepas celana dan menyentuh (maaf) kemaluannya. Keterbelakangan mental yang diderita korban membuatnya tidak kuasa menolak. Beruntung, perbuatan itu diketahui oleh sang adik. Pelaku yang kaget lantas menarik tangannya dan bergegas pulang. ‘’Niat awal pelaku sampai melakukan persetubuhan,’’ katanya.

Hasil penyelidikan, pelaku kerap melakukan pelecehan seksual kepada sejumlah tetangga. Namun, perbuatannya tidak sampai dibawa ke ranah hukum. ‘’Tersangka dijerat pasal 290 dan pasal 281 KUHP dengan hukuman maksimal tujuh tahun penjara,’’ beber kapolres.

Selain pencabulan, polisi juga menangkap enam penjudi di enam kecamatan berbeda dalam dua bulan terakhir. Tempat kejadian perkara (TKP)-nya di warung dan hajatan. Seorang di antaranya adalah bandar judi kartu dan lainnya pengecer toto gelap (togel).  ‘’Bendo, Ngariboyo, dan Lembeyan. Juga Panekan, Poncol, dan Sukomoro. Masing-masing satu tersangka,’’ papar Festo. (fat/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close