Advertorial

Begini Kata Pimpinan DPRD Kota Madiun Soal Hari Lahir Pancasila

Momentum Bangun Kesadaran Disiplin Prokes

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada Selasa (1/6) masih dalam situasi pandemi Covid-19. Kalangan dewan mengajak masyarakat mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dalam kehidupan sehari-hari untuk mewujudkan Kota Madiun tangguh dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.

Ketua DPRD Kota Madiun Andi Raya (AR) BMS mengatakan, peringatan Hari Lahir Pancasila tidak sekadar formalitas. Ada nilai historis dan makna mendalam dari setiap butir sila Pancasila. Makna itu yang harus dihayati dan diamalkan oleh seluruh masyarakat. ‘’Hari lahir Pancasila mengingatkan kita kembali bahwa ada nilai-nilai yang harus kita amalkan dalam kehidupan bangsa dan bernegara,’’ kata AR kemarin (31/5).

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI menetapkan tema peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini Pancasila dalam Tindakan, Bersatu untuk Indonesia Tangguh. ‘’Disiplin prokes harus diterapkan bersama-sama agar kota ini tangguh dan dapat terbebas dari Covid-19,’’ lanjut AR.

Politisi PDIP itu menekankan pentingnya peringatan kali ini sebagai refleksi membangun kesadaran kolektif. Melalui hal itu akan terbentuk komitmen masyarakat disiplin prokes sehingga pandemi Covid-19 bakal segera berakhir. ‘’Disiplin prokes bagian dari pengamalan nilai-nilai Pancasila,’’ ungkapnya.

Terpisah, Wakil Ketua I DPRD Kota Madiun Istono menyebut ada tiga tujuan mendasar peringatan Hari Lahir Pancasila. Pertama, sebagai pengingat bahwa Pancasila merupakan pedoman untuk melaksanakan tugas dan kewajiban di mana pun berada. Kedua, mengingatkan bahwa penerapan butir-butir Pancasila dapat menjaga negeri dari tantangan zaman. Ketiga, pelaksanaan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dapat memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. ‘’Kami mendorong pengamalan butir-butir Pancasila diterapkan seluruh lapisan masyarakat,’’ kata Istono.

Politisi Partai Demokrat itu berharap, peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk bersatu padu memerangi Covid-19. Tidak hanya disiplin prokes, melainkan juga menjadi teladan di keluarga masing-masing. ‘’Setiap keluarga harus komitmen disiplin prokes,’’ ujarnya. ‘’Inilah bentuk pengamalan Pancasila di masa pandemi,’’ imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kota Madiun Armaya mengungkapkan bahwa Pancasila merupakan dasar falsafah dan ideologi bangsa. Dasar itu menjadi jalan hidup bagi masyarakat. Salah satu poin pentingnya, Pancasila menjadi pemersatu sekaligus lambang persatuan dan kesatuan bangsa. ‘’Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Meski berbeda-beda tetap bersatu menjalankan protokol kesehatan,’’ tuturnya. (kid/c1/isd/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button