Madiun

Beban Ganda Perawat, Rawan Terpapar Korona dan Kerap Mendapat Stereotip Negatif

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Perawat menjadi salah satu barisan terdepan penanganan Covid-19 yang paling berisiko terpapar. Catatan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Madiun, hingga kini sedikitnya 57 perawat daerah setempat yang terkonfirmasi positif. Puluhan tenaga kesehatan itu bertugas di berbagai puskesmas dan rumah sakit.

Ketua PPNI Kabupaten Madiun Isa Anshori menuturkan, terpaparnya perawat bukan berarti mereka teledor atau kurang disiplin protokol kesehatan. Melainkan lebih karena faktor karakter pasien. ‘’Banyak kasus penularan akibat pasien tidak jujur. Misalnya, habis dari luar daerah, tapi saat berobat tidak mengaku,’’ ujarnya Selasa (16/3).

Sebanyak 57 perawat yang positif korona itu, lanjut dia, sudah selesai menjalani isolasi. ‘’Ada satu yang bergejala cukup parah. Faktor komorbid dan usia juga sudah mendekati pensiun,’’ beber Isa sembari menyebut seorang perawat lainnya meninggal. Namun, yang bersangkutan tidak lagi masuk dalam keanggotaan PPNI Kabupaten Madiun. (den/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button