AdvertorialMadiun

Bayar PBB Sebelum Jatuh Tempo

Pasang Tapping Box Cegah Kebocoran Penerimaan Pajak

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Peluang wajib pajak mendapatkan hadiah undian pajak bumi bangunan (PBB) perkotaan tahun depan terbuka lebar. Karena bapenda hanya mensyaratkan wajib pajak membayar PBB tepat waktu atau sebelum jatuh tempo. Sebaliknya, kalau sampai molor, wajib pajak bisa dikenai denda 2 persen setiap bulannya dari pajak terutang.

Dari situ, bapenda punya harapan besar terhadap pertumbuhan pajak tahun depan. Sebab, pada 2020, penerimaan PBB ditargetkan mencapai Rp 20,5 miliar. Naik daripada realisasi penerimaan pajak tahun 2019 Rp 19,5 miliar.

Dengan target tersebut, Kepala Bapenda Kota Madiun Sudandi berharap kesadaran dan kepatuhan dari wajib pajak terhadap pembayaran PBB tahun depan terus meningkat. ‘’Tahun ini sudah bagus. Tahun depan harus ditingkatkan. Semoga bisa menjadi contoh untuk wajib pajak yang lain,’’ tuturnya.

Selain itu, untuk memaksimalkan pendapatan hasil pajak daerah mulai tahun depan bapenda bakal memasang tapping box di 100 objek pajak. Seperti restoran, hotel dan tempat hiburan. Program yang bekerjasama dengan Bank Jatim itu sepenuhnya diinisiasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sudandi mengatakan, dengan pemasangan tapping box tersebut dapat dijadikan pembanding terhadap laporan omzet yang dilaporkan secara online oleh wajib pajak. ‘’Pemasangan tapping box ini untuk mencegah agar tidak terjadi kebocoran penerimaan pajak,’’ katanya.

Dia menambahkan, proses pemasangan alat tersebut dilakukan secara bertahap mulai 16-26 Desember 2019. ‘’Sesuai rencana, tapping box mulai bisa dioperasikan pada 2 Januari 2020,’’ terang pria yang juga menjabat sebagai plt kepala BPKAD tersebut.

Sementara itu, Wali Kota Madiun Maidi mendukung penuh inovasi tersebut. Karena dianggap bisa membantu mendongkrak realisasi penerimaan pajak. Pasalnya, semua transaksi perusahaan dapat terekam jelas. ‘’Itu bukan uang perusahaan, namun uang rakyat yang nantinya digunakan untuk pembiayaan pembangunan daerah dan kepentingan masyarakat,’’ pungkasnya. (fit/her/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close