Ngawi

Bawaslu Ngawi Janji Kawal Penyusunan DPT

Terkait Banyaknya Warga Belum Memiliki E-KTP

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Banyak penduduk Ngawi yang berpotensi kehilangan hak pilihnya karena belum memiliki KTP elektronik (e-KTP). Pun, bawaslu setempat Rabu (9/9) sengaja mengundang KPU serta dinas kependudukan dan pencatatan sipil (dispendukcapil) untuk mengurai masalah tersebut.

Divisi Hukum, Hubungan Masyarakat, dan Hubungan Lembaga Bawaslu Ngawi Chairul Anam mengatakan, saat ini KPU masih melakukan rekapitulasi data warga yang belum memiliki e-KTP untuk disusun dalam daftar pemilih sementara (DPS). ‘’Datanya masih diolah, untuk memastikan berapa sebenarnya jumlah warga yang belum punya e-KTP,’’ ujarnya.

Anam menyadari bahwa data kependudukan akan terus bergerak sehingga jumlahnya dari waktu ke waktu tidak sama. Kendati demikian, pihaknya berjanji mengawal terus sampai proses penyusunan daftar pemilih tetap (DPT) selesai. ‘’Nanti kami juga akan mendapatkan salinan dari DPS yang disusun KPU. Data itu akan kami cermati lagi sebagai bahan memberikan masukan atau tanggapan sebelum ditetapkan menjadi DPT,’’ paparnya.

Dia juga mengaku lega setelah pihak Dispendukcapil Ngawi menyatakan bakal segera mengerahkan petugas ke desa-desa maupun kecamatan untuk perekaman. ‘’Mudah-mudahan tidak ada warga yang kehilangan hak pilihnya hanya gara-gara terkendala administrasi,’’ harapnya.

Sekadar diketahui, hasil pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih yang dilakukan KPU beberapa waktu lalu ditemukan sebanyak 6.769 warga belum memiliki e-KTP. Dari jumlah tersebut, paling banyak kategori pemilih pemula yang usianya genap 17 tahun. Meski demikian, data tersebut masih akan dicocokkan lagi dengan database di dispendukcapil untuk mengetahui jumlah sebenarnya. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close