Magetan

Batasi Jam Operasional Kafe

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Satpol PP Magetan mendata jumlah angkringan di wilayahnya. Rekapitulasi itu untuk menghindari salah langkah penindakan menyusul pembatasan jam operasional kafe. ‘’Banyak angkringan modern yang mirip kafe,’’ kata Kepala Satpol PP dan Damkar Magetan Chanif Tri Wahyudi Kamis (3/9).

Pemkab hanya membolehkan kafe buka pada hari biasa hingga pukul 21.00. Diperpanjang satu jam sampai pukul 22.00 saat akhir pekan. Ketentuan itu tidak berlaku untuk angkringan. Kendati jumlah pengunjungnya terbilang cukup banyak.

Chanif beralasan, hanya kafe yang dibatasi karena keberadaan pemandu lagu atau live music. Kontak fisik sesama pengunjung atas keberadaan layanan tersebut cukup tinggi. Sehingga, tatkala ada pengunjung positif Covid-19, bisa mudah menular ke lainnya. ‘’Kami mendapati belum semua pengunjung kafe mengenakan masker. Selesai makan atau minum, tidak digunakan kembali,’’ ungkapnya.

Dia menyebut, sanksi kepada pelanggar protokol kesehatan akan diterapkan betul. Dalam kasus tempat hiburan malam (THM) melanggar, pihaknya tidak segan mempertimbangkan pencabutan izin. ‘’Baik pengelola, penyelenggara, maupun penanggung jawab tempat dan fasilitas umum yang tidak memberi peringatan kepada para pengujung akan disanksi,’’ tegasnya. (fat/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close