Magetan

Batal Pesta karena Korona

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Pandemi Covid-19 berdampak pada sejumah kegiatan masyarakat. Termasuk resepsi pernikahan Edi Prasetyo, sekretaris Desa Trosono, Parang. Acara yang sedianya akan digelar pada 29–30 Maret di Nganjuk dan Parang tersebut terpaksa dibatalkan. ‘’Tapi, ijab kabul tetap dilaksanakan di Nganjuk pada 27 Maret mendatang,’’ kata Edi Rabu (25/3).

Dia mengaku maklum. Karena itu merupakan kebijakan dari pemerintah. Persoalan ini sebelumnya juga telah dimusyawarahkan dengan kedua keluarga besar. ‘’Kebetulan semua pihak menerima. Kami berharap ini (keputusan) yang terbaik,’’ ujarnya.

Edi menyebut 600 undangan telah disebar. Bahkan, persiapan resepsi telah dilakukan sejak awal 2020. Namun, semua batal seketika pascawabah korona meluas. ‘’Untuk ijab kabul nanti hanya pihak keluarga yang diundang. Dan, sifatnya terbatas,’’ terangnya.

Sementara, kemarin seorang warga Candirejo tetap menggelar resepsi pernikahan di tengah merebaknya Covid-19. Karena izin keramaian dari pihak kepolisian telah dikantongi sebelumnya.

Meski begitu, pihak Polsek Magetan tetap memberikan imbauan kepada panitia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap seluruh tamu undangan yang datang. Namun, tidak beberapa lama setelah diimbau, akhirnya resepsi pernikahan urung digelar. Kendati terop dan sejumlah hiburan sudah tersedia.

Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana menyatakan bahwa semua bentuk hajatan yang mengundang banyak kerumunan untuk sementara ditiadakan atau ditunda. Kebijakan itu merupakan bentuk tindak lanjut dari maklumat Kapolri sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. ‘’Tentu kami berikan imbauan dengan cara baik-baik. Tapi, kalau masih ngeyel, ya terpaksa kami bubarkan demi kebaikan bersama,’’ tegasnya. (fat/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close