Magetan

Banyak Pengguna Jalan Terobos Pelican Crossing, Seolah Hanya Jadi Pajangan

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Fasilitas pelican crossing di depan SDN Margomulyo 1, Jalan Yos Sudarso, Ngawi, seolah hanya menjadi pajangan. Bagaimana tidak, banyak pengguna jalan yang nekat menerobos meski lampu menyala merah diiringi suara nyaring sirine peringatan.

Tak urung, siswa dan orang tua yang hendak menyeberang dibuat ketar-ketir. Mereka waswas tersambar kendaraan yang melintas. ‘’Padahal sudah tahu lampunya merah dan ada bunyi teot-teot keras,’’ sesal Tri Wahyuni, salah seorang wali murid, Rabu (27/11).

Tri mengaku baru kali ini menjemput putrinya di sekolah tersebut. Namun, dia memperkirakan aksi nekat sebagian pengendara itu biasa terjadi saban hari. ‘’Tentu kami sebagai orang tua khawatir terjadi apa-apa. Seharusnya juga ada petugas polisi yang berjaga,’’ katanya.

Yuni Purwati dari bidang kesiswaan SDN Margomulyo 1 mengatakan, tak sedikit pengguna jalan yang nekat menerobos lampu bangjo tersebut. Bahkan, kata dia, kerap terjadi saat ada petugas kepolisian yang berjaga pada jam berangkat sekolah. ‘’Petugas sudah memberi isyarat agar tidak menerobos (lampu merah), tapi pengendaranya nekat. Kesadaran pengguna jalan tertib lalu lintas sepertinya masih kurang,’’ ungkapnya.

Sebelumnya pihaknya sempat berharap pemasangan pelican crossing bakal meringankan beban petugas dan guru saat menyeberangkan siswa. ‘’Kenyataannya banyak yang nekat melaju. Akhirnya, mau tak mau kami tetap tempatkan petugas penyeberang di sana (jalan, Red),’’ terangnya.

Yuni berharap adanya sosialisasi terkait fasilitas penyeberangan yang baru terpasang sekitar dua pekan tersebut. Selain itu, sebelum bangjo dipasangi speed trap untuk memperlambat laju kendaraan. ‘’Seperti di depan polres itu. Kalau ada polisi tidurnya kan tidak mungkin kendaraan melaju kencang,’’ katanya. (gen/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button